Selasa, 17 Maret 2026

Capaian Vaksin Booster di Batam Baru 50 Persen

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi. Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, meminta kepada masyarakat yang belum mendapatkan dosis ketiga atau booster untuk segera mendaftarkan diri disentra vaksinasi terdekat. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Capaian vaksinasi booster di Kota Batam baru berada diangka 50 persen. Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, meminta kepada masyarakat yang belum mendapatkan dosis ketiga atau booster untuk segera mendaftarkan diri disentra vaksinasi terdekat.

Pemerintah pusat berencana kembali mempersyaratkan vaksin booster sebagai syarat untuk perjalanan, masuk perkantoran, dan pusat perbelanjaan.

Untuk itu, masyarakat diminta untuk mendukung program pemerintah dalam menyukseskan pemberian vaksin dosis ketiga atau booster. Dinas Kesehatan juga Sampai saat ini masih terus menggesa capaian vaksin booster.

Mengenai penambahan kasus yang mencapai delapan orang, Rudi mengimbau masyarakat untuk tetap menggunakan masker.

Saat ini Batam sudah ditetapkan PPKM level 1. Ia mengakui meskipun virus Covid-19 yang ada saat ini tidak lebih bahaya dari yang dulu, namun masyarakat tetap diminta untuk patuhi Protkes.

Rudi mengungkapkan saat ini Batam masih berupaya untuk meningkatkan perekonomian. Salah satunya dengan menjaga kondisi saat ini, termasuk pengendalian Covid-19 di Kota Batam.

Area perkantoran yang melayani perizinan dan pelayanan publik direncanakan untuk diterapkan aturan booster ketika memasuki area tersebut, tidak saja itu termasuk juga pusat perbelanjaan, hingga syarat perjalanan.

“Setiap daerah memiliki kebijakan yang berbeda. Namun dari awal saya sangat serius menangani persoalan Covid-19. Tujuannya agar ekonomi dan kesejahteraan masyarakat tetap berjalan,” terangnya.

Perlahan sekarang aktivitas di pelabuhan sudah mulai ramai. Setiap akhir pekan jumlah kunjungan berangsur ramai. Bahkan kapal sampai menahan pelayaran, karena jumlah penumpang mulai naik dari sebelumnya.

“Ini artinya sinyal pemulihan ekonomi di sektor pariwisata sudah mulai berjalan. Perlahan tentu diharapkan angka dua juta itu bisa terwujud. Untuk itu sangat pentingnya sekali untuk menjaga agar Batam ini aman, termasuk dalam pengendalian Covid-19,” terangnya.(*)

Reporter: Yulitavia

SALAM RAMADAN