
batampos – Batam bisa menjadi salah satu wilayah yang berpotensi dan cukup menjanjikan untuk berbisnis budidaya udang vaname.
Namun di balik potensinya yang begitu menjanjikan, upaya pendampingan atau memperbarui keilmuan, terutama soal penyakit sangat penting untuk dilakukan.
Serangan berak putih (White Feces Disease) pada udang adalah salah satu penyakit yang kerap membuat para petambak kewalahan.
Mulanya, penyakit ini ditandai dengan ciri udang tidak nafsu makan sampai mengeluarkan kotoran putih memanjang yang mengapung di permukaan air.
Sebenarnya kotoran tersebut merupakan sel udang yang rusak. Juga karena udang tidak makan berhari-hari, sehingga tidak ada lagi metabolisme tersisa dan membuat udang lembek, mengeropos serta mengeluarkan bercak putih yang berujung pada kematian masal di tambak udang.
Hal tersebut jelas akan membawa dampak kerugian lebih besar jika Anda tidak segera atasi dengan tepat.
Berikut kami bantu berikan solusi supaya hal tersebut tidak terjadi lagi serta mencegah kemungkinan adanya kerugian lebih besar sebab penyakit udang vaname (vannamei) ini.
Hentikan Dulu Pemicu Berak Putih pada Udang Vaname
Pertama, hentikan dulu pemicunya untuk mencegah kemungkinan serangan penyakit berak putih meluas. Faktor yang menyebabkan munculnya penyakit yang tidak disadari petambak ialah:
● terus-menerus memberikan pakan pada udang secara berlebihan
● tidak melakukan penyifonan lebih dari 50 hari atau lebih sejak penebaran benih
● penggunaan air tambak langsung dipompa dari saluran tanpa perlakuan atau penampungan di petak reservoir
Perbaiki Kualitas Lingkungan Tambak
Jika sudah menghentikan pemicunya, berikutnya adalah melakukan perbaikan kualitas lingkungan tambak udang dengan cara melakukan penggantian air sebanyak mungkin.
Ini dilakukan untuk mengurangi kandungan bakteri Vibrio sp sebagai penyebab penyakit. Kemudian, lakukan penerapan biosekuriti menyeluruh yang dapat dilakukan dengan memasang mulsa pada bagian dasar tambak. Hal lainnya yakni melakukan sterilisasi air media pemeliharaan dengan kaporit.
Mengobati Udang Vaname Terjangkit Berak Putih
Untuk mengatasi udang yang terkena penyakit ini bisa diatasi dengan memberikan bawang putih yang dapat menurunkan kadar bakteri Vibrio sebagai pemicu munculnya penyakit udang vannamei.
Cara pembuatannya sangat mudah yang dilakukan sebagai berikut:
1. Menyiapkan bahan: bawang putih, putih telur (binder) atau minyak cumi, air, dan pakan.
2. Menyiapkan peralatan: blender dan spryer.
3. Mulai dengan mengupas bawang putih yang kemudian dihaluskan menggunakan blender.
4. Setelah itu, saring hingga menyisakan sari bawang putih yang dicampur dengan air dan binder.
5. Semprotkan sari menggunakan spryer ke pakan udang secara merata.
6. Setelah kering, berikan pakan pada udang.
Konsultasi Budidaya Udang Vaname di Aplikasi eFarm
Upaya di atas akan lebih maksimal jika Anda didampingi oleh ahlinya soal budidaya udang. Tidak perlu khawatir karena kini layanan tersebut dapat dengan mudah dijangkau oleh para penambak dari berbagai daerah di Indonesia, yakni hanya dengan mengunduh aplikasi eFarm.

Aplikasi ini khusus dihadirkan untuk mendampingi para petambak udang, baik pemula sampai profesional. Terutama bagi Anda yang sedang mengalami masalah serupa, di mana udang terus-menerus mengeluarkan bercak putih dan tak kunjung memberikan titik terang, maka sudah saatnya melakukan Konsultasi Budidaya di Aplikasi eFarm.
Tak hanya berkonsultasi perihal penyakit, Anda juga bisa menanyakan perihal kualitas air, molting, dosis pakan, dan masih banyak lagi menyesuaikan kebutuhan Anda.
Konsultasi penyakit udang bisa dilakukan dari jarak jauh dengan bermodalkan HP Android saja. Simple, cepat, dan masalah terselesaikan dengan cara yang tepat karena disampaikan langsung oleh profesional.
Unduh segera Aplikasi Tambak Udang eFarm. Lakukan registrasi untuk berkonsultasi sekaligus mengakhiri permasalahan proses menambak udang Anda yang selama ini belum terselesaikan.(*/adv)



