Senin, 6 April 2026

Catatkan Sejarah, STAI Ibnu Sina Batam Gelar Yudisium Pertama S2

spot_img

Berita Terkait

spot_img

 

Mahasiswa Pascasarana Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) STAI Ibnu Sina Batam foto bersama usai ujian tesis dan yudisium.

batampos- Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Ibnu Sina Batam mencatatkan sejarah di bidang akademik khususnya program Pascasarana/Magister (S2) Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI), Sabtu (31/8).

Satu-satunya perguruan tinggi Islam swasta di Kepulauan Riau yang membuka jenjang program pascasarjana S2 Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) dua tahun lalu kini sudah menggelar sidang munaqasyah tesis dan sekaligus meyudisium sebanyak 37 mahasiswa pascasarjana.

Ketua STAI Ibnu Sina Dr Muhammad Juni Beddu, mengatakan pelaksanaan munaqasyah tesis dan yudisium pertama untuk program pasca sarjana ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi STAI Ibnu Sina, karena sudah memberikan yang terbaik untuk membangun sumber daya manusia dan mengembangkan perguruan tinggi Islam di Kota Batam.

“Ini merupakan pencapaian yang paling istimewa karena kita sudah berhasil mengantar mahasiswa pascasarjana program studi PAI menyandang gelar M.Pd,” ungkapnya usai menyudisium mahasiswanya di Kampus STAI Ibnu Sina, Sabtu (31/8).

Ia mengatakan yudisium angkatan pertama ini merupakan bukti bahwa Program Studi S2 di STAI Batam telah berhasil memberikan bukti kepada masyarakat Batam dan sekitarnya, bahwa jika ingin melanjutkan studi ke jenjang S2 tidak perlu lagi jauh-jauh ke luar daerah karena di Batam juga sudah ada. “Dan itu sudah kita buktikan pada saat yudisium perdana ini,” ungkapnya.

Muhammad Juni Beddu melanjutkan, perjuangan untuk menyelenggarakan program Pascasarana/Magister (S2) Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) STAI Ibnu Sina Batam hingga terselenggaranya ujian Tesis ini, bukanlah hal yang mudah.

“Civitas Akademika STAI Ibnu Sina Batam mengucapkan terimakasih kepada ketua Yayasan Pendidikan Ibnu Sina Batam (YAPISTA) ibu drg. Andi Tenri Ummu, MM., atas support dan dukungannya selalu,” jelasnya.

Diungkapkan Juni Beddu, sejak awal pandemi, kampus harus menghadapi berbagai kendala, mulai dari pembelajaran jarak jauh sembari juga mengajukan izin pembukaan dan penyelenggaraan program studi Pascasarjana/Magister (S2) Pendidikan Agama Islam (PAI).

“Kami dihadapkan pada situasi yang belum pernah terjadi sebelumnya, masa pandemi kemudian pasca pandemi. Namun, semangat kami untuk tetap memberikan layanan pendidikan yang terbaik bagi masyarakat kota Batam tidak pernah surut sehingga terselenggaranya program pasca ini, sebagai wujud visi dan misi pendiri Yayasan Pendidikan ibnu Sina Batam Bapak Haji Andi Ibrahim yaitu Memanusiakan manusia,” ujarnya dengan penuh semangat.

Ujian Tesis ini, bukan hanya sekadar kegiatan akademik, tetapi juga menjadi simbol ketahanan, kerja keras, dan semangat baru bagi seluruh civitas akademika STAI Ibnu Sina Batam khususnya para mahasiswa pascasarjana.

Rasa bangga dan semangat juang terpancar dari para kandidat magister dalam menanggapi pertanyaan dewan penguji, hingga mereka ditetapkan dalam Yudidsium sebagai Magister Pendidikan (M.Pd).

Dewan penguji terdiri dari Dr.H.Muhamad Juni Beddu, Lc., MA.CPM, Dr. Abdul Halim, S.Pd.I., M.Pd., Dr.Hj.Nur’aini, S.Ag., M.Ag., Dr. Sumianti., S.Sos., MM., M.Pd., dan Dr. Ita Tryas Nur Rochbani., M.Pd.

Ujian tesis telah dilaksanakan 31 Agustus – 1 September 2024 berlangsung khidmat dan lancar, sesi ujian ditutup dengan penyampaian catatan dari dewan penguji serta foto bersama, dan di nyatakan sah bergelar M.Pd sebanyaka 36 Mahasiswa, sebagaiman penyampaian Ka.prodi Pascasarjana STAI Ibnu Sina Batam bapak Dr. Abdul Halim, S.Pd.I., M.Pd.

Olehnya civitas akademika STAI Ibnu Sina Batam dari unsur Pimpinan, Dr.H.Muhammad Juni Beddu, Diana Eravia,M.Si (WK I), Hendra Findi Firdaus,MM (WK II) dan Miswanto, M.Pd (WK III) mengucapkan  terima kasih. (*)

Reporter: Jamil

UPDATE