
batampos – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Batam tengah memperkuat pengawasan di sejumlah area. Hal ini dilakukan karena maraknya pelemparan barang yang diduga narkotika dari area luar ke dalam Lapas.
Kepala Pengamanan Lapas (KPLP) Batam, Andre Silalah mengatakan pengawasan ini diperketat di lapangan olahraga Blok D dan area area branggang kebun.
“Kita terus kontrol keliling di area titik rawan ini. Selain itu, pengawasan di jalan yang sering dilakukan pelemparan,” ujarnya, Selasa (20/1).
Baca Juga: Sidik Kasus Kavling Bodong Sagulung, Penyidik Periksa 22 dari 44 Saksi
Ia menjelaskan titik pelemparan barang haram tersebut biasanya dilakukan dari jalan samping gedung Lapas atau di sekitar Pos Menara 3.
“Di samping gedung, jalannya itu lebih tinggi. Sehingga kemungkinan pelemparan narkotika ini sangat besar,” katanya.
Andre mengaku para petugas sudah sering menemukan barang berisikan narkotika. Barang tersebut dibungkus dan diberi pemberat batu.
“Jadi ditemukan narkotika di dalam bukan karena oknum, tapi modus-modus seperti ini. Karena di Lapas sendiri para pecandu narkotika cukup banyak,” ungkapnya.
Baca Juga: Setahun Air Tak Lancar, Warga Tanjung Sengkuang Bertahan dari Air Tampungan
Selain pengawasan dan patroli, pencegahan penyelundupan narkotika ini direncanakan dengan memasang jaring atau paranet. “Ini rencana kita, tapi ini memang butuh anggaran,” katanya.
Sementara Kepala Lapas Kelas IIA Batam Yosafat Rizanto mengatakan pihaknya akan terus memperketat pengawasan untuk mencegah penyelundupan narkotika ini.
“Kita juga akan tingkatkan kordinasi bersama Kepolisian untuk pencegahan penyelundupan ini,” tutupnya. (*)



