Kamis, 15 Januari 2026

Cegah Tawuran, Polsek Sagulung Turun ke Sekolah

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Kapolsek Sagulung Iptu Husnul memberikan pengarahan kepada siswa SMKN 5 Batam. Foto. Humas Polsek Sagulung untuk Batam Pos

batampos – Menyikapi viralnya video tawuran pelajar di media sosial, Polsek Sagulung turun tangan memberikan pembinaan kepada siswa SMK Negeri 5 Batam, Selasa (12/8) pagi. Kegiatan digelar di halaman sekolah, Kelurahan Sei Pelunggut, Kecamatan Sagulung.

Acara dimulai pukul 07.00 WIB dan dihadiri Kapolsek Sagulung Iptu Husnul Afkar, Kepala SMKN 5 Batam Hendra Debeni, jajaran wakil kepala sekolah, Ps. Kanit Binmas Aiptu Lubnan, serta siswa kelas X. Dalam sambutannya, pihak sekolah menegaskan komitmen menjaga lingkungan belajar tetap kondusif.

Kapolsek Sagulung dalam arahannya mengingatkan pentingnya pelajar bersikap bijak dalam menggunakan media sosial. Ia menegaskan agar siswa tidak terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar dan tidak mempermalukan nama sekolah.

Baca Juga: Polsek Batuaji Mediasi Tawuran Antar Pelajar, Sekolah dan Orang Tua Diminta Lebih Ketat Awasi Anak

“Jangan mudah terhasut dan langsung percaya informasi di medsos. Jaga sikap, jaga nama baik sekolah,” tegas Iptu Husnul Afkar.

Pembinaan ini dilakukan menyusul insiden tawuran pada 8 Agustus 2025 lalu di kawasan Simpang Tobing dan Bundaran Basecamp, Batuaji, yang diduga dipicu ejekan antar suporter futsal.

Menindaklanjuti kejadian itu, pihak sekolah telah memanggil tim suporter dan pemain untuk diberikan pembinaan. Grup komunikasi yang melibatkan alumni juga dibersihkan dari pihak luar guna mencegah provokasi dari oknum tak bertanggung jawab.

“Sekolah harus jadi tempat yang aman. Jangan sampai siswa justru terlibat konflik yang merugikan diri sendiri,” tambahnya.

Kehadiran polisi ke sekolah juga disebut penting dalam mempererat hubungan dengan pelajar serta menciptakan rasa aman di lingkungan pendidikan.

Sementara itu, kasus tawuran pelajar yang terjadi di kawasan Aviari, Batuaji, akhir pekan lalu, resmi diselesaikan secara damai melalui mediasi oleh Polsek Batuaji.

Korban bentrokan diketahui bernama Damar, alumni SMKN 5 Batam. Ia bersama orang tuanya memilih tidak melanjutkan kasus ke ranah hukum. Mediasi dipimpin PLH Kapolsek Batuaji Iptu Andi Pakpahan di aula Polsek Batuaji, dihadiri orang tua siswa, perwakilan sekolah, dan pihak terlibat lainnya.

Dari hasil mediasi, diketahui tawuran melibatkan siswa dari SMKN 4 Batam, SMKN 5 Batam, dan SMK Maritim Batam. Semua pihak sepakat menyelesaikan masalah secara kekeluargaan dan memperkuat pembinaan internal di masing-masing sekolah.

Iptu Andi Pakpahan mengingatkan para orang tua agar lebih ketat mengawasi aktivitas anak-anak, khususnya di luar jam sekolah. “Jangan biarkan anak berkeliaran tanpa arah, apalagi sampai larut malam. Orang tua harus aktif mengontrol kegiatan anaknya,” ujarnya.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin juga menegaskan bahwa pembinaan karakter harus dimulai dari rumah. Ia mengimbau orang tua lebih tegas dalam memberikan izin berkendara dan memastikan kegiatan anak-anak bermanfaat. “Jangan manjakan anak dengan fasilitas yang justru bisa menjerumuskan. Bangun disiplin sejak dini,” pungkasnya. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Update