Minggu, 25 Januari 2026

Cek Kesehatan Gratis di Batam, Sudah 6.816 Warga Ikut Periksa Kesehatan

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Petugas Puskesmas melayani pasien. F. Rengga Yuliandra/Batam Pos

batampos – Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Kesehatan terus menggencarkan pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi masyarakat. Hingga 28 Juli 2025, tercatat sebanyak 6.816 warga telah mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis yang dilaksanakan di seluruh Puskesmas di Batam.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, dr. Didi Kusmarjadi mengatakan, program ini merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara menyeluruh. Dari total sasaran sebanyak 1.276.930 jiwa, hingga kini baru 0,60 persen atau 7.641 orang yang mendaftar untuk mengikuti CKG. Namun, tingkat kehadiran tergolong tinggi yakni mencapai 89,20 persen.

“Dari 7.641 pendaftar, sebanyak 6.816 orang hadir dan mengikuti pemeriksaan. Ini menunjukkan animo masyarakat cukup baik, meski masih banyak yang belum memanfaatkan program ini,” ujarnya, Rabu (30/7).

Baca Juga: Job Fair Batam 2025 Siap Digelar, 38 Perusahaan Besar Buka Lowongan Kerja

Program CKG dilaksanakan serentak di 21 Puskesmas yang tersebar di seluruh kecamatan di Batam. Setiap Puskesmas telah melaksanakan kegiatan dengan partisipasi yang bervariasi. Misalnya, Puskesmas Sekupang mencatat tingkat partisipasi tertinggi dengan 1.119 pendaftar dan 1.099 peserta hadir, atau setara 98,22 persen kehadiran.

Lebih lanjut, dr. Didi menjelaskan bahwa kegiatan ini mencakup pemeriksaan kesehatan umum, deteksi dini penyakit tidak menular, serta pemantauan kondisi kesehatan berdasarkan kelompok usia.

“Kelompok usia 18–59 tahun menjadi yang terbanyak mengikuti CKG, yaitu mencapai 1.954 orang. Ini positif karena mereka adalah kelompok usia produktif yang perlu dijaga kesehatannya,” terangnya.

Disusul oleh kelompok usia 7–12 tahun sebanyak 851 orang, usia 49–59 tahun sebanyak 824 orang, serta balita usia 1–6 tahun sebanyak 336 orang. Sementara itu, bayi usia di bawah satu tahun yang ikut serta sebanyak 206 orang.

Capaian harian pada 28 Juli 2025 menunjukkan adanya tren peningkatan partisipasi, dengan jumlah pendaftar sebanyak 602 orang dan tingkat kehadiran mencapai 99,50 persen atau 599 orang.

Baca Juga: Cegah Kejahatan Modus Pecah Kaca, Kapolresta Barelang: Jangan Tinggalkan Barang Berharga di Mobil

Didi berharap masyarakat dapat memanfaatkan program ini secara optimal untuk mengetahui kondisi kesehatannya sedini mungkin.

“Pemeriksaan ini tidak dipungut biaya dan dilakukan langsung oleh tenaga kesehatan di Puskesmas. Semakin awal kita tahu kondisi kesehatan, semakin cepat pula penanganan bisa dilakukan,” ucapnya.

Dinkes Kota Batam menargetkan peningkatan jumlah partisipasi dalam beberapa pekan ke depan, dengan terus menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat melalui berbagai kanal informasi. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Update