Sabtu, 17 Januari 2026

Cuaca Buruk Berlanjut, BPBD Batam Fokus Antisipasi Bencana

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Cuaca mendung menyelimuti kawasan Batam Center dan sekitarnya, Selasa (2/9). Beberapa hari terakhir kota Batam diguyur hujan. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Hujan dengan intensitas sedang masih mengguyur Kota Batam sejak pagi hingga sore, Selasa (2/9). Kondisi cuaca buruk yang berlangsung beberapa hari terakhir membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batam meningkatkan langkah mitigasi dan koordinasi lintas OPD.

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Batam, M Farhan, menjelaskan pihaknya bekerja sama dengan BMKG Hang Nadim Batam untuk memantau perkembangan prakiraan cuaca. Informasi peringatan dini terkait potensi hujan lebat maupun angin kencang disebarluaskan secara cepat kepada masyarakat.

“Kami aktif memantau update dari BMKG. Informasi peringatan dini segera diteruskan agar masyarakat lebih waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi,” katanya.

Baca Juga: BMKG: Kepri Masuki Musim Hujan, Waspadai Gelombang Tinggi

Tak cuma itu, BPBD Batam juga memastikan adanya sinergi antar-OPD dalam penanganan potensi dampak cuaca buruk. Koordinasi dilakukan melalui grup Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) dan layanan Nomor Tunggal Panggilan Darurat (NTPD) 112.

“BPBD berperan sebagai koordinator di lapangan. OPD terkait punya tugas masing-masing yang saling melengkapi,” ujar Farhan.

Dia merinci, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBM-SDA) bertugas mengatasi genangan serta persoalan drainase. Sementara itu, Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman, dan Pertamanan (Perkimtan) fokus membersihkan puing maupun pohon tumbang yang berpotensi mengganggu akses jalan.

Adapun Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan turut membantu penanganan pohon tumbang serta evakuasi korban bila diperlukan. Sedangkan Dinas Sosial (Dinsos) menyiapkan logistik dan bantuan awal bagi warga terdampak.

Baca Juga: Aktivitas Kendaraan Berat di Batam Makin Mengkhawatirkan, Warga Minta Jalur Khusus

Peran kecamatan dan kelurahan pun tak kalah penting. Mereka menjadi garda terdepan dalam pelaporan, pendataan, sekaligus penanganan awal di wilayah masing-masing.

“Dengan pola kerja kolaboratif ini, kami berharap masyarakat dapat lebih tenang menghadapi cuaca ekstrem. Kami tetap mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di titik-titik rawan banjir, longsor, maupun pohon tumbang,” kata dia.

Cuaca yang tak menentu ini akan terus berlanjut, seperti yang disampaikan oleh BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam. Mereka memprakirakan cuaca di wilayah Batam pada Rabu (3/9) hingga Kamis (4/9) akan disertai hujan petir.

Kecepatan angin diprediksi bertiup dari arah tenggara dengan kecepatan 5-10 knot. Sementara itu, tinggi gelombang laut tergolong rendah, berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter.

Masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna transportasi laut, diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca buruk yang dapat mengganggu aktivitas pelayaran. (*)

 

Reporter: Arjuna

Update