Kamis, 5 Februari 2026

Cuaca Panas Melanda Batam, Damkar Ingatkan Bahaya Kebakaran

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi kebakaran di hutam Dam Mukakuning, Rabu (4/2). F. Eusebius Sara/Batam Pos

batampos — Cuaca panas yang melanda Kota Batam dalam beberapa waktu terakhir meningkatkan potensi terjadinya kebakaran, baik kebakaran lahan, hutan, maupun permukiman warga. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Batam mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak lengah terhadap risiko kebakaran yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Kepala Bidang Pencegahan DPKP Kota Batam, M. Hafiz, mengatakan kondisi cuaca panas dan kering sangat memudahkan api cepat menyebar, terutama jika dipicu kelalaian manusia. Karena itu, masyarakat diminta tidak membakar sampah, lahan, maupun semak belukar, serta lebih berhati-hati dalam penggunaan api dan instalasi listrik.

“Cuaca panas membuat vegetasi kering sehingga api mudah merambat. Kami mengimbau warga lebih disiplin dan waspada agar tidak terjadi kebakaran,” ujarnya.


Baca Juga: Murah tapi Enak! Ini 5 Cafe di Batam yang Cocok untuk Nongkrong dan Ramah Kantong

Imbauan tersebut diperkuat dengan terjadinya kebakaran lahan dan hutan di kawasan pinggir Jalan Ahmad Yani, tepatnya di hutan Dam Mukakuning, Rabu (4/2) sore sekitar pukul 15.00 WIB. Api diduga berasal dari semak belukar di tepi jalan dan dengan cepat merambat ke area hutan akibat kondisi lahan yang kering.

Kebakaran tersebut sempat menimbulkan asap tebal yang mengganggu jarak pandang pengguna jalan. Arus lalu lintas dari arah Mukakuning menuju Batu Aji pun mengalami kepadatan. Sejumlah armada pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Petugas bahkan harus memanfaatkan sumber air dari Dam Mukakuning untuk menjangkau titik api yang telah masuk ke kawasan hutan.

Selain kebakaran lahan, peristiwa kebakaran rumah juga terjadi di kawasan permukiman warga. Sebuah rumah di Bengkong Indah Swadebi, Kelurahan Sadai Laut, Kecamatan Bengkong, terbakar pada Rabu (4/2) malam sekitar pukul 22.25 WIB.

Akibat peristiwa tersebut, satu orang penghuni rumah mengalami luka bakar dan harus mendapatkan perawatan medis. Api diketahui cepat membesar dan sempat membuat warga panik karena dikhawatirkan merembet ke rumah lain di sekitar lokasi. Warga berupaya melakukan pemadaman awal sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.

Baca Juga: Harris Hotels Bandung dan Jakarta Kunjungi Batam Pos, Perkuat Kerja Sama Media

Kapolsek Bengkong, Iptu Yuli Endra, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan polisi langsung mengamankan lokasi dan membantu proses evakuasi korban. “Dugaan sementara, api berasal dari ruang tamu rumah korban. Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan,” ujarnya.

Melihat rangkaian kejadian tersebut, DPKP Kota Batam kembali mengingatkan masyarakat agar lebih waspada, terutama saat cuaca panas. Warga diminta menggunakan instalasi listrik dan peralatan elektronik sesuai standar, tidak meninggalkan api tanpa pengawasan, serta menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) di rumah maupun tempat usaha.

Masyarakat juga diimbau segera melaporkan jika melihat tanda-tanda kebakaran agar dapat segera ditangani sebelum meluas. Dalam kondisi darurat, warga dapat menghubungi Call Centre 112 atau pos pemadam kebakaran terdekat. (*)

Update