
batampos – Cuaca panas yang melanda Kota Batam dalam beberapa waktu terakhir meningkatkan potensi terjadinya kebakaran, baik kebakaran lahan, hutan, maupun permukiman warga.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Batam mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta tidak lengah terhadap potensi bahaya kebakaran yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Kepala Bidang Pencegahan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Batam, M. Hafiz menyampaikan bahwa kondisi cuaca panas dan kering sangat memudahkan api cepat menyebar, terutama apabila dipicu oleh kelalaian manusia. Oleh karena itu, masyarakat diminta tidak membakar sampah, lahan, maupun semak belukar, serta lebih berhati-hati dalam penggunaan api dan listrik.
Imbauan tersebut diperkuat dengan terjadinya kebakaran lahan dan hutan di kawasan pinggir Jalan Ahmad Yani, tepatnya di hutan Dam Mukakuning, Rabu (4/2) sore sekitar pukul 15.00 WIB. Api diduga berasal dari semak belukar di pinggir jalan dan dengan cepat merambat ke area hutan akibat kondisi lahan yang kering.
Baca Juga: TPA Telaga Punggur Terbakar, Api Membesar di Tengah Tumpukan Sampah
Kebakaran tersebut sempat menimbulkan asap tebal yang mengganggu jarak pandang pengguna jalan dan menyebabkan arus lalu lintas dari arah Mukakuning menuju Batuaji mengalami kepadatan. Sejumlah armada pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi, bahkan petugas harus memanfaatkan sumber air dari Dam Mukakuning untuk menjangkau titik api yang sudah masuk ke kawasan hutan.
Selain kebakaran lahan, peristiwa kebakaran rumah juga terjadi di kawasan permukiman warga. Sebuah rumah di Bengkong Indah Swadebi, Kelurahan Sadai Laut, Kecamatan Bengkong, terbakar pada Rabu (4/2) malam sekitar pukul 22.25 WIB.
Kebakaran tersebut mengakibatkan satu orang penghuni rumah mengalami luka bakar dan harus mendapatkan perawatan medis.
Api diketahui dengan cepat membesar dan sempat membuat warga panik karena dikhawatirkan merembet ke rumah lain di sekitar lokasi. Warga berupaya melakukan pemadaman awal sambil menunggu kedatangan petugas.
Kapolsek Bengkong, Iptu Yuli Endra, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan pihak kepolisian langsung mengamankan lokasi kejadian dan membantu proses evakuasi korban. Dugaan sementara, api berasal dari ruang tamu rumah korban, namun penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan lebih lanjut.
Baca Juga: BP Batam, TNI dan Polisi Tertibkan Tambang Pasir Ilegal di Area Bandara Hang Nadim
Melihat rangkaian kejadian tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Batam kembali mengingatkan masyarakat agar lebih waspada, terutama pada saat cuaca panas. Penggunaan listrik dan peralatan elektronik diminta sesuai standar, tidak meninggalkan api tanpa pengawasan, serta menyediakan alat pemadam kebakaran di rumah dan tempat usaha.
Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila melihat tanda-tanda kebakaran agar dapat segera ditangani sebelum meluas. Untuk keadaan darurat, warga dapat menghubungi Call Centre 112 atau pos pemadam kebakaran terdekat di wilayah masing-masing.
Imbauan ini disampaikan sebagai langkah pencegahan dan upaya menekan angka kebakaran di Kota Batam, sekaligus mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keselamatan lingkungan dan jiwa dari bahaya kebakaran. (*)



