
batampos – Antusias pengguna solar di Batam untum mendaftar ulangkan Fuel Card masih minim hingga Jumat (25/3/2022). Hal itu terbukti dari yang melakukan daftar ulang hanya 1100 dari 6500 pemilik Fuel Card.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam, Gustian Riau menyayangkan kebiasaan masyarakat menyia-nyiakan waktu untuk tidak melakukan daftar ulang fuel card disaat sepi.
Padahal, pihaknya menyiapkan waktu satu bulan agar pengguna solar punya banyak waktu untuk melakukan pendaftaran.
“Nanti disaat mendekati akhir tanggal, baru ramai-ramai mendaftar. Sekarang mereka santai, nanti baru kelabakan,” ujar Gustian.
Diakui Gustian, saat ini fuel card yang lama masih bisa digunakan hingga tanggal 31 Maret ini. Namun setelah tanggal 1 April, kartu lama tak bisa digunakan lagi.
“Kartu lama otomatis tidak aktif pas awal bulan, jadi mereka tak bisa lagi beli solar subsidi sebelum melakukan daftar ulang lagi,” imbuh Gustian.
Menurut Gustian, proses daftar ulang fuel card dilakukan secara online melalui website https://fuelcard.retaildiv.com.
Saat pendaftaran, pemilik kendaraan juga harus menyiapkan segala syarat yang telah ditentukan.
Diantaranya yakni data diri, foto STNK + pajak aktif, foto mobil samping dan depan, serta buku KIR yang masih aktif.
Untuk pengambilan fuel card yang telah selesai bisa dilakukan d 4 SPBU, seperti SPBU Bandara, SPBU Seraya, SPBU dekat Top 100 Batuaji dan SPBU Vitka Tiban.
“Proses mendapatkan kartu baru, sekitar 2-3 hari, tergantung syaratnya lengkap atau tidak. Syarat yang tidak lengkap, otomatis di tolak,” ujar nya.
Masih kata Gustian, selama dua tahun belakangan, stok solar di Batam aman bahkan surplus. Karena itu, tahun ini terjadi pengurangan 5 persen solar dari kuota yang lama.
“Tak apa-apa karena dua tahun betuturt-turut sejak kartu brizzi, solar surplus. Tak ada kekurangan, semua aman. Sehingga peruntukan jelas subsidi jelas peruntukannya,” sebut Gustian.(*)
Reporter: Yashinta



