
batampos – Langkahnya mantap, tatapannya lurus ke depan. Seragam pasukan upacara yang dikenakannya terlihat rapi tanpa cela. Itulah sosok AKP Raden Bimo Dwi Lambang, perwira muda Polda Kepulauan Riau yang tahun ini mendapat kehormatan menjadi Komandan Kompi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) pada peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka, Jakarta.
Siapa sangka, pria kelahiran Jakarta 16 September 1994 ini memulai perjalanannya menuju posisi bergengsi itu sejak Mei 2025. Saat itu, Mabes Polri menggelar seleksi tingkat matra untuk mencari sosok terbaik yang akan mewakili institusi dalam upacara paling sakral di negeri ini. Dari 14 peserta seleksi, hanya dua orang yang lolos. Bimo adalah salah satunya.
Sehari-hari menjabat sebagai Kapolsek Batuaji, ayah dua anak ini tak hanya mengandalkan fisik prima. Setelah lolos seleksi awal, ia dikirim ke Garnisun Kogartab 1 Jakarta untuk bersaing dengan perwakilan dari seluruh matra TNI. Persaingan berlangsung ketat, menguji tidak hanya stamina, tapi juga kemampuan memimpin dan menjaga wibawa di hadapan pasukan.
Tanggal 21 Juni menjadi hari yang tak terlupakan. Bimo menerima kabar kelulusannya untuk maju ke seleksi pusat. Tiga hari kemudian, ia sudah berada di Jakarta menjalani karantina di Taman Rekreasi Wiladatika, Cibubur. Latihan keras menantinya: dari uji fisik, tes suara, psikotes, hingga penilaian kepemimpinan yang ketat.
Dari seluruh proses itu, Bimo berhasil meraih posisi sebagai Komandan Kompi perwakilan Polri. Meski begitu, ia menyadari bahwa komposisi final baru akan diumumkan pada hari pelaksanaan. “Bangga sekali, ini kesempatan seumur hidup. Saya bisa berhadapan langsung dengan para petinggi negara di Istana Merdeka,” ungkap lulusan Akpol 2016 ini.
Kesempatan emas itu makin istimewa ketika ia dipercaya memimpin gladi bersih pengibaran bendera merah putih. Saat aba-aba tegasnya mengatur irama langkah pasukan, sorot matanya menunjukkan kesungguhan dan rasa hormat terhadap momen bersejarah yang akan datang.
Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin turut memberikan dukungan penuh untuk bawahannya yang mengharumkan nama institusi. “Ini kebanggaan jajaran Polresta Barelang. Kami sangat mendukung dan bangga. Mohon doanya agar semua berjalan lancar. Untuk Bimo, selalu jaga kesehatan dan tetap semangat,” pesannya.
Bimo tahu, tugas ini bukan sekadar menjalankan upacara. Ada kebanggaan yang ia bawa: nama Polri, Polda Kepri, dan seluruh rekan sejawatnya di kampung halaman. Dari Batuaji, ia menapaki jalan hingga ke halaman Istana Merdeka, membuktikan bahwa tekad dan kerja keras bisa membawa seseorang berdiri di panggung tertinggi kehormatan bangsa. (*)
Reporter: Eusebius Sara



