Minggu, 18 Januari 2026

Deretan Hiburan dan Kuliner Jadikan Golden City Bengkong Tak Pernah Sepi

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Sejumlah wisatawan asyik bermain gokar di kawasan wisata Golden City Bengkong. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Kawasan Golden City Bengkong, Kota Batam, nyaris tak pernah sepi, terutama saat akhir pekan. Kawasan ini memang dirancang sebagai destinasi wisata terpadu yang menyasar pengunjung lokal maupun mancanegara. Tidak hanya menawarkan deretan restoran dan seafood, Golden City juga menghadirkan beragam wahana hiburan keluarga.

Sejak pagi hingga malam hari, pengunjung dimanjakan dengan pilihan kuliner dan panorama laut terbuka. Tempat ini menjadi pilihan favorit untuk menghabiskan waktu bersama keluarga, sahabat, maupun pasangan.

Salah satu daya tarik utama Golden City adalah wahana gokart. Permainan balap ini menjadi satu-satunya yang tersedia di kawasan tersebut dan dapat dinikmati oleh anak-anak hingga orang dewasa. Pengunjung bisa merasakan sensasi balapan layaknya pembalap sungguhan di lintasan yang telah disediakan.

Pantauan Batam Pos pada Jumat (16/1) sore menunjukkan kawasan ini dipadati pengunjung, dengan dominasi wisatawan asing, terutama dari Singapura dan Malaysia.

Baca Juga: ASDP Batam Tegaskan Ferizy Sudah Batasi Kuota Tiket per Jam

Dedi Harun, salah satu pengunjung, mengaku kerap menjadikan Golden City Bengkong sebagai destinasi liburan keluarga. Menurutnya, kawasan ini menawarkan pilihan hiburan yang lengkap dalam satu lokasi.

“Kalau libur kerja, kami biasanya ke Golden Prawn. Bisa bawa istri dan anak, makan, main, semua ada,” ujarnya.

Hal senada disampaikan pemandu wisata, Fahruk Sihombing. Ia mengatakan wisatawan Singapura yang ia dampingi kerap memilih wahana gokart sebagai hiburan utama. Menurutnya, harga permainan cukup bervariasi dan terjangkau bagi wisatawan.

“Untuk gokart ada beberapa pilihan. Beginner Rp150 ribu, Express Rp200 ribu, Gokart Double Rp250 ribu bisa berdua, sampai Gokart Extreme ATV Rp350 ribu hingga Rp500 ribu. Rata-rata durasinya sekitar 10 menit,” jelasnya.

Fahruk menambahkan, bagi wisatawan yang enggan beraktivitas di pantai, wahana hiburan seperti gokart menjadi alternatif yang menarik. “Kalau turis malas ke pantai, biasanya mereka pilih hiburan seperti ini,” katanya.

Ketika malam hari, kawasan Golden City kembali berubah wajah. Deretan kafe estetik mulai ramai dipadati anak-anak muda yang menikmati suasana malam. Kopi, obrolan santai, dan hembusan angin laut menjadi perpaduan yang menjadikan kawasan ini tempat favorit untuk bersantai hingga larut.

Baca Juga: Nongkrong Asyik, 5 Cafe Baru di Batam Ini Jadi Incaran Anak Muda

Keberadaan kawasan wisata dan hiburan seperti Golden City dinilai turut berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan daerah, terutama dari sektor pajak dan jasa pariwisata.

Sementara itu, Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata optimistis tren kunjungan wisatawan akan terus meningkat. Kepala Disbudpar Batam, Ardi Winata, menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 1,7 juta orang, lebih tinggi dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang berada di angka 1,5 juta.

Ia menyebut, tren kunjungan wisatawan ke Batam menunjukkan pertumbuhan positif dari tahun ke tahun, seiring bertambahnya destinasi dan pilihan hiburan yang ditawarkan. (*)

ReporterM. Sya'ban

Update