
batampos – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Batam melakukan transformasi penggunaan kartu BBM bersubsidi menjadi Fuel Card 3.0 dan akan mulai difungsikan pada Desember mendatang.
Kepala Disperindag Batam, Gustian Riau, mengatakan, penerapan kartu baru ini bertujuan untuk memudahkan dalam pengontrolan konsumsi solar pada kendaraan. Kartu ini hanya bisa digunakan untuk membeli BBM bersubsidi jenis solar.
“Jadi kartu ini khusus, dan untuk pembelian solar saja. Kartu dilengkapi chip yang berfungsi mengamankan data. Hal ini menyebabkan kartu lebih safety dari tindakan menggandakan. Kalau e-money bisa untuk semua transaksi. Ini bedanya Fuel Card 3.0 ini,” ujarnya,” kata dia, Selasa (18/10/2022).
Kartu ini mulai berlaku Desember mendatang. Tahap awal, pihaknya sudah melakukan pendataan dan menjalani proses migrasi kartu lama ke kartu baru. Untuk pembuatan kartu pihaknya menggandeng Bank Bukopin.
Untuk pembiayaan kartu gratis, keuntungan lainnya adalah pada kartu itu, pemilik langsung dapat asuransi kecelakaan. Kuota untuk kartu ini adalah 6.500 penerimaan dengan ketentuan.
“Proses migrasi ke kartu baru mulai dilakukan November mendatang. Nanti pemilik kartu lama langsung mendatangi SPBU yang ditunjuk mendukung program kartu Fuel Card 3.0 ini,” ujarnya.
Gustian menyebutkan untuk penetapan SPBU yang akan bekerja sama masih dalam tahap finalisasi. Ia berharap penerapan kartu ini turut mendukung penyaluran BBM subsidi jenis solar tepat sasaran.
Para pengguna Fuel Card 3.0 ini juga hanya diperbolehkan melakukan pengisian BBM subsidi sesuai dengan kuota yang telah diatur oleh Pemerintah.
“Mobil pribadi per hari 25 liter, angkutan umum 40 liter, angkutan barang 50 liter, dan bus dapat melakukan pengisian maksimal 80 liter,” ungkapnya.
Tidak hanya itu, setiap pemilik dan pemegang kartu Fuel Card 3.0 wajib menempelkan stiker pengguna BBM subsidi di kendaraan pribadinya.
“Mudah-mudahan program ini lebih baik, dan kami memastikan tidak ada kartu palsu nanti. Karena sudah pakai chip ini jadi meminimalisir penggandaan, saya jamin tidak ada lagi pelansir dengan pemberlakuan kartu ini,” ujarnya.(*)
Reporter: Yulitavia



