Rabu, 8 April 2026

Di Batam, 139 Kasus Demam Berdarah Dengue, 1 Meninggal Dunia

spot_img

Berita Terkait

spot_img

 

batampos – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Batam cukup tinggi. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, tercatat dari 1 Januari hingga 23 Februari 2022 kemarin, terdapat 139 kasus DBD.

Kepala Dinas Kesehatan Batam Didi Kusmarjadi. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan, kasus DBD masih menjadi perhatian bagi Dinkes Kota Batam. Karena itu, pihaknya akan terus melakukan pencegahan, karena penyakit tersebut masih jadi ancaman serius warga Batam.

”Hingga hari ini ada 139 kasus DBD, satu di antaranya meninggal dunia,” ujar Didi, Rabu (23/2/2022).

Rinciannya, sepanjang Januari 2022 ada 85 kasus atau lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yakni 87 kasus. Sementara itu, pada Februari hingga tanggal 23 kemarin, tercatat ada 54 kasus DBD.

”Data ini kami terima dari puskesmas-puskesmas. Tiap data masuk langsung dilaporkan,” sebutnya.

F. Immanuel Sebayang/Batam Pos
Antisipasi DBD, pengelola ruko dan perumahan melakukan peng-asapan (fogging) di Ruko The Summer, Batam Center, beberapa waktu lalu. Kasus DBD di Kota Batam cukup tinggi awal tahun ini.

Didi menambahkan, kasus DBD di Kota Batam terbilang tinggi setiap tahunnya. Bahkan, Dinkes Batam mencatat tahun 2021 sebanyak 710 orang terjangkit DBD dan empat orang di antaranya meninggal dunia. Sedangkan di tahun 2020, total warga terjangkit sekitar 763 orang dengan empat orang di antaranya meninggal dunia.

”Hampir di seluruh kecamatan di Batam memiliki kasus DBD ini,” ungkap Didi.

Adapun upaya dari pihak Dinas Kesehatan untuk mencegah terjadinya DBD ialah dengan melakukan gerakan satu rumah satu jumantik dan tetap memberikan edukasi kepada masyarakat, baik melalui penyuluhan maupun upaya lainnya.

”Karena dengan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), merupakan satu-satunya cara untuk meng­hindari terkena DBD. Terlebih lagi pada musim penghujan, angkanya relatif meningkat,” katanya. (*)

UPDATE