Sabtu, 10 Januari 2026

Di Tepi Bakau, Abdullah Bertaruh Hidup Melawan Buaya

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Abdullah saat dirawat intensif di RSUD Embung Fatimah, Batuaji. Foto: Aziz Maulana/ Batam Pos

batampos – Nasib nahas menimpa Abdullah (39), seorang warga Kelurahan Temoyong, Kecamatan Bulang, Kota Batam. Saat tengah mencari kepiting bakau di perairan Sungai Kirai, Rabu (25/12) sekitar pukul 18.15 WIB, ia diserang seekor buaya ganas. Meski sempat bertarung, Abdullah berhasil selamat meski mengalami luka parah.

Kapolsek Bulang, Iptu Adhi, mengonfirmasi kejadian tersebut. “Korban, Abdullah, berhasil selamat dan saat ini tengah dirawat intensif di RSUD Embung Fatimah, Batuaji,” kata dia, Jumat (27/12).

Peristiwa bermula saat Abdullah mencari kepiting di sekitar bakau Sungai Kirai. Ketika ia memasukkan tangannya ke air untuk menangkap kepiting, tiba-tiba seekor buaya menerkam tangannya.

Baca Juga: Buaya Muncul Lagi di Sagulung, Masyarakat Diminta Jauhi Bantaran Sungai

Meski sempat melawan hingga terkaman buaya tersebut berhasil dilepaskannya, namun binatang buas itu kembali menyerangnya di bagian pinggang.

Dalam kondisi kritis, Abdullah terus berusaha melepaskan diri hingga akhirnya terlepas dari terkaman. Ia pun berteriak meminta pertolongan.

Rekan-rekannya yang mendengar teriakan segera mendekat dan membawanya ke Puskesmas Bulang. Namun, akibat luka serius, Abdullah dirujuk ke RSUD Embung Fatimah sekitar pukul 20.30 WIB.

Kondisinya saat ini mengalami patah tulang dan luka sobek pada lengan kanan serta perut bagian kanan. Hingga saat ini, ia masih menjalani perawatan intensif untuk memulihkan kondisi tubuhnya.

Kejadian ini membuat warga Pulau Temoyong waspada. Sejumlah warga kini selalu berjaga di perairan sekitar untuk mencegah serangan serupa.

“Kami masih mencari pawang buaya untuk membantu, dan Lurah Temoyong sedang berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) guna menangani buaya tersebut,” ujar Kapolsek Bulang.

Insiden ini menjadi peringatan bagi warga di sekitar wilayah Sungai Kirai agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di perairan. BKSDA diharapkan segera menangkap buaya tersebut untuk menghindari jatuhnya korban lainnya. (*)

Reporter: Aziz Maulana

Update