
batampos – Seorang pekerja subkontraktor PT Citra Shipyard, Rasman Putra Jaya Nababan (26), meninggal mendadak saat bekerja di atas tongkang, Rabu (20/8) sekitar pukul 11.50 WIB. Peristiwa ini terjadi saat korban yang baru dua minggu bekerja sebagai helper Pitter, tengah bertugas bersama tim melakukan pemotongan plat di area cargo deck.
Janu, perwakilan PT Citra Shipyard, menjelaskan bahwa menurut keterangan saksi mata, korban sempat jongkok untuk memasukkan pipa penahan agar potongan plat tidak jatuh ke tangki. “Saat jongkok itu, tiba-tiba dia roboh dan pingsan. Saat itu ada dua kawannya di samping yang jadi saksi kejadian, langsung bantu untuk dibawa ke rumah sakit,” ujar Janu kepada wartawan, Kamis (21/8).
Rekan-rekan korban segera memberikan pertolongan pertama dan membawanya ke RS Elisabeth Seilekop, Sagulung. Dalam perjalanan, korban masih sempat merespons ajakan komunikasi. Namun, setibanya di unit gawat darurat, tim medis menyatakan Rasman telah meninggal dunia.
Janu menegaskan bahwa insiden tersebut tidak ada kaitannya dengan kecelakaan kerja. “Korban meninggal dalam perjalanan, bukan karena faktor kelistrikan atau kebocoran gas,” ujarnya. Pihak perusahaan juga memastikan hak-hak korban telah diberikan sepenuhnya sesuai ketentuan.
Kanit Reskrim Polsek Sagulung, Iptu Anwar Aris, membenarkan bahwa kematian korban bukan disebabkan oleh faktor pekerjaan. “Korban diduga memiliki riwayat penyakit. Saat jongkok, ia tiba-tiba tersungkur dan tidak sadarkan diri,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi.
Informasi serupa juga disampaikan rekan-rekan kerja korban. Mereka menyebut bahwa Rasman memang memiliki riwayat penyakit. Hal ini memperkuat dugaan bahwa kejadian yang menimpa korban murni karena kondisi kesehatan, bukan karena kelalaian atau bahaya kerja di lokasi galangan.
Jenazah Rasman telah diberangkatkan ke kampung halamannya di Desa Durian, Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Kamis siang. Proses pemulangan jenazah didampingi oleh keluarga, rekan kerja, dan pihak perusahaan. Keluarga menolak dilakukannya autopsi dan menerima kejadian ini sebagai musibah.
“Korban diketahui tinggal sendiri di kawasan Marina, Batam,” tambah Janu. Peristiwa ini menjadi duka mendalam bagi rekan-rekan kerja di PT Citra Shipyard, yang mengenal Rasman sebagai sosok ramah dan mudah berbaur meski baru dua minggu bekerja di perusahaan tersebut. (*)
Reporter: Eusebius Sara



