Kamis, 8 Januari 2026

Digagas Anggota DPRD, Ratusan Ibu Rumah Tangga di Batam Ikuti Pelatihan Membatik

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ratusan ibu rumah tangga (IRT) terlihat serius membatik di gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Batam. Wira Usaha Baru IKM Batik Tahun Anggaran 2022 yang diadakan oleh Anggota Komisi II DPRD Kota Batam, Rubina Situmorang itu dengan anggaran pokok pikiran (Pokir). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Ratusan ibu rumah tangga (IRT) terlihat serius membatik di gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Batam. Dengan telaten mereka melukis dengan canting ke kain lantas membentuk pola-pola seperti bunga.

Ratusan IRT ini tengah mengikuti Pelatihan Wira Usaha Baru IKM Batik Tahun Anggaran 2022 yang diadakan oleh Anggota Komisi II DPRD Kota Batam, Rubina Situmorang, dengan anggaran pokok pikiran (Pokir).

Mereka diajarkan untuk membuat batik yang kedepannya diharapkan bisa membantu perekonomian keluarga.

Saat ditemui di gedung LAM Kota Batam, Rubina mengatakan, anggran Pokir biasa digunakan untuk pengerjaan proyek fisik. Namun, kali ini ia mengalokasikan anggaran Pokir untuk menggelar pelatihan membatik.

“Karena saya Dewan perempuan, bagi saya pemberdayaan perempuan ini sangat perlu. Bagi saya pelatihan ini penting untuk ibu-ibu yang mau belajar dan belajar. Jadi mereka bukan hanya dirumah saja, tetapi ada keinginan menambah ilmu yang bisa dijadikan modal keahlian,” kata Rubina.

Rubina mengarahkan para peserta untuk meningkatkan lagi pelatihan ini, sehingga bisa menjadi nilai ekonomi. Ia berharap pelatihan ini bisa membantu perekonomian masyarakat Kota Batam.

“Jumlah ibu rumah tangga yang ikut dari pelatihan membatik ini berjumlah 100 orang. Antusias sekali mereka. Pendaftarnya aja sampai 150 orang. Tadi mereka semua sudah datang sebelum jam 9 malah,” katanya.

Adapun pelatihan ini diselenggaran selama dua hari. Selama dua hari mereka akan diajarkan teknik batik tulis maupun batik cetak.

Selama pelatihan, mereka juga akan diselingi dengam coffe time dan makan siang agar tidak jenuh dalam pelatihan.

“Kalau kita niat mau berkembang, kita memang harus mengikuti pelatihan-pelatihan,” katanya.

Ia menambahkan, anggaran Pokir tahun 2022 ini tidak hanya digunakan untuk pelatihan membatik.

Pada bulan Maret 2022 mendatang, ia juga akan membuat berbagai pelatihan seperti pelatihan bidang kuliner, tata rias dan menjahit.

Pelatihan ini dilakukan agar IRT bisa berkembang dan mempunyai skill untuk membuka usaha kedepannya.

Untuk IRT yang ikut bukan hanya dari dapilnya saja, mamun pelatihan ini juga diikuti oleh IRT dari berbagai kecamatan di Kota Batam.

“Tahun lalu kita ada 600 orang pelatihan. Sekarang 100 orang, bulan Maret ada lagi sekitar 200 orang,” imbuhnya. (*)

Reporter: Eggi Idriansyah

Update