Jumat, 6 Februari 2026

Dilaporkan Hilang, Siswi SMAN 1 Batam Diketahui Berada di Tanjunguban

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Siswi kelas XII SMAN 1 Batam, Khirani Winarti, yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak Selasa (3/2) sore, akhirnya ditemukan di wilayah Tanjunguban, Kabupaten Bintan.

batampos – Siswi kelas XII SMAN 1 Batam, Khirani Winarti, yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak Selasa (3/2) sore, akhirnya ditemukan di wilayah Tanjunguban, Kabupaten Bintan. Saat ini, korban dikabarkan tengah dalam perjalanan kembali ke Batam.

Informasi tersebut diperoleh dari sumber yang enggan disebutkan namanya. Menurut sumber tersebut, Khirani sebelumnya berada di Tanjunguban dan kini sudah dalam perjalanan menuju Batam.

“Korban sekarang dari Tanjunguban menuju Batam. Sebelumnya sempat dibawa orang terdekat ke Uban sebelum dinyatakan hilang oleh orang tuanya,” ujar sumber tersebut.


Baca Juga: Siswi SMAN 1 Batam Hilang Sejak Selasa, Polisi Periksa Lima Saksi dan Telusuri CCTV

Sumber itu juga menyebutkan, korban diduga dibawa oleh seorang laki-laki yang dikenal dekat dengan korban.“kayaknya dibawa cowoknya,” tambahnya.

Sebelumnya, Khirani juga sempat mengunggah klarifikasi melalui akun TikTok miliknya dengan nama pengguna lalaw. Dalam unggahan tersebut, Khirani menyatakan dirinya dalam kondisi baik dan tidak mengalami apa pun.

“Assalamu’alaikum teman-teman semua, saya Khirani Winarti. Banyak info beredar kalau saya hilang sudah beberapa hari. Saya mau klarifikasi kalau saya alhamdulillah sehat walafiat, tidak ada terjadi apa-apa di saya, dan saya juga pulang hari ini,” tulis Khirani dalam unggahannya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Sekupang, Ipda Riyanto, membenarkan bahwa pihaknya masih menangani laporan orang hilang tersebut. Namun, ia belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait perkembangan terbaru.

“Mudah-mudahan bentar lagi ada titik terang,” ujar Ipda Riyanto singkat.

Sebelumnya diberitakan, Khirani Winarti dilaporkan hilang oleh orang tuanya setelah tidak kunjung pulang ke rumah sejak Selasa (3/2) sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu, korban berpamitan untuk belajar kelompok bersama teman-temannya.

Informasi terakhir yang diterima keluarga, korban sempat mengabarkan berada di sekitar Tiban Center. Setelah itu, ponsel korban tidak lagi dapat dihubungi.
Pihak Polsek Sekupang telah melakukan berbagai upaya penyelidikan, termasuk memeriksa lima orang saksi serta mengamankan rekaman CCTV di lokasi terakhir korban terlihat.

“Kami sudah mengambil CCTV di salah satu tempat ngopi di Tiban Center, lokasi pertemuan korban dengan seorang laki-laki. Kami juga berkoordinasi dengan pihak-pihak yang diduga mengenal laki-laki tersebut,” jelas Ipda Riyanto sebelumnya. (*)

Update