Rabu, 21 Januari 2026

Dinas KUM Berikan Pelatihan Bagi Pelaku Usaha di Batam

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi

batampos – Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) Batam akan memberikan pelatihan dalam peningkatan produk UKM untuk dapat bersaing di pasar global. Pelatihan akan ditempatkan di gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT), Bengkong.

Kepala DKUM Batam, Suleman Nababan mengatakan pelatihan ini bertujuan untuk mengedukasi pelaku usaha. Terutama dalam meningkatkan produk, serta mengurus perizinan untuk kemudahan usaha.

“Saat ini pemerintah tengah konsen membuat UMKM naik kelas. Pemerintah juga menyiapkan bantuan, serta menawarkan promosi ke luar negeri, namun usaha harus memiliki izin lengkap, kemasan yang menarik, sehingga pantas dipromosikan,” kata dia saat dijumpai di Gedung PLUT, Selasa (25/1).

Tidak saja itu, pemerintah juga membantu pelaku usaha yang terdampak Covid-19 dalam memulihkan kondisi usaha mereka. Selama dua tahun berturut- turut Batam termasuk daerah yang prioritas untuk mendapatkan bantuan usaha.

“Ini yang kami dorong semaksimal mungkin. Kalau ada izin kan mempermudah dalam mendapatkan bantuan. Jadi kami akan fasilitasi mereka, apa lagi sekarang semua sudah online,” ujarnya.

Baca Juga: Disnaker Batam Buka Pelatihan dan Peningkatan Keahlian Kerja, Daftar di Sini

Beberapa produk KUKM milik pelaku usaha juga bisa ditampilkan di gedung PLUT ini. Pihaknya juga menyiapkan pembina bagi pelaku usaha yang membutuhkan bantuan.

Suleman menyebutkan jumlah pelaku UMKM di Batam mengalami kenaikan setiap tahunnya. Tahun lalu sedikitnya 35 ribu pelaku usaha mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat. Ke depan, jika ada program seperti ini, diharapkan bisa lebih banyak yang terbantu.

Batam memiliki pontesi yang besar terjadinya transaksi bisnis. Mengingat Batam memiliki letak yang strategis berdekat dengan beberapa negara tetangga.

“Potensinya besar terjadi transakai bisnis, mengingat kita dekat dengan tetangga. Mengigat kita juga kota industri,” katanya.

Suleman berharap, dengan hadirnya PLUT ini bisa memberikan dampak yang positif bagi masyarakat.

“Bisa menambah pemasukan UMKM setelah dilanda pandemi Covid-19. Yang kecil bisa jadi menengah. Menengah bisa jadi besar. Itulah kita hadirkan pendamping di sini,” katanya.

Ia juga meminta dukungan kepada stakeholder terkait dalam mengembangkan UMKM di Kota Batam. Seperti BPOM, Dinas Kesehatan, Kementerian Agama untuk sertifikat Halal, karena ini nanti akan berkaitan satu dengan lainnya.

Suleman juga menjelaskan, untuk masyarakat yang ingin produknya ingin dipajang di galeri tersebut. Bisa mendatangi kantor PLUT.

“Yang paling penting intinya, sudah ada NIB (Nomor Izin Berusaha, red). Kalau tidak ada kita bantu urus di sini,” tutupnya.

Sementara itu dalam menghadapi kebangkitan ekonomi pasca pandemi Covid-19, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Batam akan mengikuti program pemerintah pusat.

Saat ini sudah terdata 962 koperasi di Kota Batam. Koperasi yang aktif sebanyak 233 koperasi dan yang melaksanakan rapat anggota tahunan hanya 50 koperasi.

Hal ini membuat Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Batam berupaya mendorong para koperasi di Kota Batam untuk menuju koperasi modern. Termasuk juga usaha mikro yang akan diikutkan di dalam program nasional.

Sementara untuk usaha mikro, pihaknya sudah menyurati pusat agar Batam mendapat kuota UKM naik kelas. Dimana kuota se-Indonesia sebesar 2.500.000 usaha mikro.

“Mudah-mudahan Batam bisa jadi daerah prioritas dan bisa mendapatkan berbagai bantuan dari pusat,” tutup mantan Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Batam ini. (*)

 

Reporter: YULITAVIA

Update