Sabtu, 3 Januari 2026

Dinkes Batam Pastikan Obat dan Layanan Kesehatan Tetap Aman di Awal Tahun

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi Petugas Puskesmas melayani pasien.F. Rengga / Batam Pos

batampos – Pemerintah Kota Batam memastikan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan tingkat pertama tetap berjalan optimal di awal tahun 2026. Ketersediaan obat-obatan, tenaga medis, serta program kesehatan prioritas masih menjadi fokus utama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan secara umum jumlah tenaga kesehatan di puskesmas sudah mencukupi, meski belum sepenuhnya ideal. Ia mengakui masih terdapat kekurangan tenaga di sejumlah puskesmas tertentu, namun tidak terjadi secara merata di seluruh wilayah.

“Tenaga kesehatan di puskesmas sebenarnya sudah cukup, hanya memang belum ideal. Ada beberapa puskesmas yang masih kekurangan tenaga, tapi tidak semuanya,” ujar Didi, Kamis (1/1).

Baca Juga: Jalan Taman Raya Licin Saat Hujan karena Banyak Tanah Proyek yang Berserakan, Sudah Sering Pemotor Terjatuh

Ia menjelaskan, kekurangan tersebut umumnya terjadi pada tenaga tertentu seperti dokter umum, dokter gigi, dan tenaga kesehatan lingkungan (kesling). Meski demikian, untuk layanan lain seperti terapi, sebagian puskesmas bahkan sudah memiliki tenaga yang lengkap.

Di sisi ketersediaan obat, Didi memastikan stok obat di fasilitas layanan kesehatan masih dalam kondisi aman. Dinkes Batam masih memiliki buffer stock untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sembari menunggu proses pengadaan obat tahun anggaran berjalan.

“Untuk obat-obatan, masih ada buffer stock. Jadi menjelang pengadaan obat baru tahun ini, pelayanan tetap bisa berjalan,” jelasnya.

Namun, ia tidak menampik adanya tantangan dalam pengelolaan obat, terutama terkait fluktuasi harga obat di pasaran, yang kerap menjadi kendala dalam proses pengadaan.

Terkait program kesehatan, Didi menegaskan Dinkes Batam tetap berpedoman pada program prioritas Wali Kota Batam, salah satunya layanan berobat gratis menggunakan KTP Batam. Program ini disebut masih menjadi andalan masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan tanpa terkendala biaya.

Baca Juga: Pergerakan Penumpang Udara di Batam Naik Saat Nataru, Hang Nadim Catat Tren Positif

Selain program daerah, Dinkes Batam juga terus menjalankan program prioritas nasional, seperti Surveilans Penyakit Tuberkulosis (SPT TB) dan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG), yang menyasar deteksi dini berbagai penyakit.

“Program prioritas tetap berjalan, baik program daerah maupun nasional seperti SPT TB dan PKG,” tambahnya.

Untuk pelayanan kesehatan lingkungan (KL), Didi menyebut secara umum sudah berjalan dengan baik di awal tahun, meski evaluasi tetap dilakukan untuk memastikan kualitas layanan tetap terjaga.

Dengan berbagai upaya tersebut, Dinkes Batam optimistis pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap dapat diberikan secara maksimal, sembari terus melakukan pembenahan pada aspek tenaga kesehatan dan pengadaan obat di sepanjang tahun berjalan.(*)

Update