
batampos – Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) mencatat capaian signifikan selama membuka layanan administrasi kependudukan di ajang Bazar Batamlicious.
Dalam waktu delapan hari, terhitung sejak 24 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026, Disdukcapil berhasil melakukan 3.290 aktivasi layanan kepada masyarakat.
Pelayanan tersebut digelar di area belakang Hotel Pacific, Nagoya, Kecamatan Lubukbaja, dan disambut antusias oleh warga yang memanfaatkan momentum keramaian bazar untuk mengurus dokumen kependudukan.
Baca Juga: ASDP Batam Tegaskan Ibu Hamil Boleh Naik Kapal Asal Sehat dan Didampingi Keluarga
Kepala Disdukcapil Kota Batam, Adhysti, mengatakan kehadiran layanan langsung di tengah masyarakat melalui program Ke Tempat Anda, Pelayanan Lengkap (KETAPEL) terbukti efektif mendekatkan pelayanan publik.
“Selama delapan hari pelaksanaan, kami membuka enam jenis layanan utama dan respons masyarakat sangat baik. Ini menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan yang mudah dijangkau,” ujar Adhysti kepada Batam Pos Senin (5/1)
Adapun enam layanan yang dibuka Disdukcapil selama Bazar Batamlicious meliputi penerbitan akta kelahiran, akta kematian, kartu keluarga (KK), pencetakan Kartu Identitas Anak (KIA), perekaman KTP elektronik, serta aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Dari seluruh layanan yang diberikan, aktivasi IKD menjadi yang paling banyak diminati masyarakat. Tercatat sebanyak 2.649 warga melakukan aktivasi IKD selama kegiatan berlangsung.
Baca Juga: Ratusan Kontainer Limbah Menumpuk di Pelabuhan Batuampar, Perusahaan Ajukan Permohonan Reekspor
Selain itu, Disdukcapil juga menerbitkan 200 akta kelahiran, 27 akta kematian, 147 dokumen kartu keluarga, 164 KIA, serta melakukan perekaman KTP elektronik terhadap 103 warga.
Menurut Adhysti, tingginya angka aktivasi IKD menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya transformasi layanan kependudukan berbasis digital.
“Ke depan, pola pelayanan seperti ini akan terus kami dorong. Selain memudahkan warga, juga mempercepat tertib administrasi kependudukan di Kota Batam,” katanya.(*)



