
batampos – Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) terus memperkuat pelayanan administrasi kependudukan bagi masyarakat rentan. Melalui program Gerakan Aksi Pelayanan On Location (Gaspol), Disdukcapil melaksanakan pelayanan jemput bola langsung ke rumah sakit dan perumahan warga pada Kamis (25/12) pagi hingga sore.
Program Gaspol merupakan pengembangan dari layanan jemput bola yang bertujuan menjangkau warga lanjut usia, warga sakit, serta masyarakat yang mengalami keterbatasan untuk datang langsung ke kantor Disdukcapil. Warga yang membutuhkan layanan ini dapat melapor melalui kecamatan, kelurahan, maupun RT dan RW setempat.
Kepala Disdukcapil Kota Batam, Adhysti, mengatakan program Gaspol telah berjalan selama tiga tahun. Awalnya dikenal dengan istilah jemput bola, namun kini diubah menjadi Gaspol agar lebih mudah diingat oleh masyarakat.
“Program ini sudah berjalan tiga tahun. Sebenarnya ini jemput bola, hanya saja bahasanya kita ganti jadi Gaspol supaya lebih mudah diingat warga,” ujar Adhysti kepada Batam Pos di lokasi Bazar Batamliciou Lubuk Baja.
Baca Juga: Penumpang di Pelabuhan Internasional Batam Center Masih Normal, Puncak Diprediksi Akhir Desember
Pada pelaksanaan hari itu, tim Disdukcapil turun langsung ke rumah sakit setelah menerima laporan adanya warga lanjut usia yang sedang sakit dan membutuhkan layanan administrasi kependudukan di tempat.
“Beliau sudah memiliki KTP, tetapi Nomor Induk Kependudukan (NIK)-nya belum terintegrasi. Kami bantu langsung di lokasi. Kondisinya memang sangat memprihatinkan,” ujar Adhysti prihatin.
Selain rumah sakit, Disdukcapil juga mendatangi rumah warga di kawasan perumahan Lubuk Baja. Mayoritas penerima layanan merupakan warga rentan yang sudah tidak memungkinkan datang langsung ke kantor pelayanan.
“Selain di RSUD, kami juga mendatangi rumah warga. Rata-rata ini penduduk rentan, jadi kami pastikan turun langsung ke lapangan,” jelas Adhysti.
Ia menegaskan, meski berada di masa libur, Disdukcapil tetap konsisten memberikan pelayanan, mulai dari pengurusan Kartu Keluarga, perekaman KTP, hingga aktivasi layanan kependudukan lainnya.
“Walaupun libur, pelayanan tetap berjalan. Hari ini kami mengunjungi dua lokasi, yakni rumah sakit di Batu Aji dan rumah warga di Lubuk Baja. Kebetulan warga yang kami layani merupakan lansia dan dalam kondisi sakit,” katanya.
Tak hanya itu, Disdukcapil Kota Batam juga membuka layanan administrasi kependudukan dalam rangkaian kegiatan Bazar Batamlicious yang digelar di kawasan Lubuk Baja, tepatnya di belakang Hotel Pacific, Nagoya, Batam. Layanan ini dibuka mulai 24 Desember hingga 1 Januari 2026.
“Untuk pelayanan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil, dalam satu hari bisa mencapai sekitar 50 dokumen. Untuk hari ini belum kami rekap, nanti akan dihitung di akhir kegiatan,” jelasnya.
Baca Juga: Arus Mudik Nataru, PELNI Batam Catat 13.261 Penumpang, Tujuan Belawan Paling Padat
Memasuki hari kedua pelaksanaan bazar, Adhysti mengaku bangga melihat antusiasme masyarakat yang tinggi. Warga terus berdatangan sejak malam hingga siang hari untuk mengurus berbagai dokumen kependudukan.
“Kami bangga Disdukcapil bisa ikut berpartisipasi di Bazar Batamlicious. Antusias warga luar biasa, dari malam sampai siang pelayanan tidak putus. Alhamdulillah, masyarakat menyambut baik kegiatan ini,” ujarnya.
Adapun layanan yang disediakan di bazar tersebut meliputi aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), pencetakan Kartu Identitas Anak (KIA), perekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP), serta pengurusan akta kelahiran dan akta kematian.
“Untuk dua hari ini, yang paling banyak diminati adalah aktivasi IKD, disusul pengurusan akta kelahiran dan KIA,” tambahnya.
Ke depan, Adhysti berharap pelayanan administrasi kependudukan di Kota Batam dapat terus berjalan optimal dengan dukungan seluruh pihak.
“Kami tidak bisa berdiri sendiri. Perlu dukungan OPD, instansi vertikal, RT RW, dan tentu masyarakat Batam. Mari kita jaga data kependudukan kita. Momentum libur ini kami manfaatkan untuk tetap hadir melayani hingga 1 Januari 2026 mendatang,” kata dia. (*)



