
batampos – Sejumlah instansi menggelar razia gabungan kendaraan bermotor di halaman Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam, Selasa (14/10).
Kegiatan ini melibatkan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah IV Kepulauan Riau, Dishub Batam, dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kepri. Razia difokuskan pada penertiban kendaraan yang wajib uji dan kepatuhan pembayaran pajak kendaraan.
Kasi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Dishub Batam, Erbijaya, mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan keselamatan dan ketertiban pengguna jalan. Masyarakat Batam saat ini sudah menunjukkan tingkat kepatuhan yang tinggi terhadap aturan lalu lintas.
“Kami fokus pada kendaraan yang wajib uji, terutama kendaraan angkutan barang. Ini bagian dari upaya menjamin keselamatan dan kelayakan kendaraan di jalan,” kata dia.
Baca Juga: Bea Cukai Batam Lanjutkan Pemeriksaan 43 Kontainer Limbah B3 Asal Amerika Serikat
Dari sekitar 30.600 kendaraan yang tercatat dalam data Dishub Batam, sekitar 70 persen telah dinyatakan layak jalan. Sisanya akan terus dilakukan penertiban, terutama untuk kendaraan besar seperti truk enam roda, sepuluh roda, hingga trailer.
“Pada razia sebelumnya, dari lebih 400 kendaraan yang diperiksa, 24 di antaranya dinyatakan tidak layak dan sudah ditindak,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan BPTD Kepri, Fauzan, menyebut memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Dukungan tersebut berupa keterlibatan personel dalam pemeriksaan kendaraan barang serta penyediaan alat pemantul cahaya (APC) bagi kendaraan angkutan.
“Kalau ada APC yang rusak, akan langsung kami ganti. Ini penting untuk keselamatan, terutama saat berkendara malam hari,” katanya.
Baca Juga: Modal Lunak dari Pemko Batam, Bantu Pemilik Laundry Kembangkan Usaha
Kepala UPT Samsat Batam Center, Patrick Nababan, menambahkan, kegiatan ini tidak hanya menertibkan kendaraan tetapi juga membantu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor.
“Untuk triwulan III, capaian pajak di Kepri sudah sekitar 70 persen. Kami berharap masyarakat terus antusias membayar pajak tepat waktu,” katanya. (*)
Reporter: Arjuna



