
batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam kembali menambah armada angkutan massal Trans Batam. Sebanyak dua unit bus baru resmi beroperasi mulai Februari 2026, sehingga total keseluruhan armada kini mencapai 50 unit.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Batam, Leo Putra, mengatakan penambahan tersebut dilakukan untuk memperkuat layanan transportasi publik sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat yang terus meningkat.
“Per Februari ini ada penambahan dua unit dan mulai hari ini sudah beroperasi,” ujar Leo saat dikonfirmasi Batam Pos, Kamis (26/2) siang.
Dua unit bus tambahan itu ditempatkan pada rute Batam Center–Tanjung Uncang dan Tanjung Uncang–Batam Center. Rute tersebut selama ini menjadi salah satu jalur padat penumpang karena menghubungkan kawasan perkantoran, pelabuhan, hingga area industri.
Dengan tambahan tersebut, jumlah armada Trans Batam yang sebelumnya 48 unit kini bertambah menjadi 50 unit. “Awalnya 48, sekarang sudah 50 unit,” katanya.
Leo menjelaskan, dua bus tersebut tiba di Batam pada akhir Januari lalu. Setelah tiba, kendaraan langsung menjalani proses administrasi, uji kelayakan, serta pemeriksaan KIR untuk memastikan seluruh aspek teknis dan keselamatan terpenuhi.
“Akhir Januari kemarin unitnya sampai. Setelah itu kita lakukan pendaftaran, uji kelayakan, dan KIR. Sekarang semuanya sudah oke dan siap melayani masyarakat,” jelasnya.
Penambahan armada ini diharapkan dapat mengurangi waktu tunggu penumpang serta meningkatkan kenyamanan dan ketepatan jadwal perjalanan. Dishub juga menargetkan ke depan akan terus melakukan evaluasi kebutuhan armada berdasarkan tingkat okupansi dan perkembangan wilayah.
Trans Batam sendiri menjadi tulang punggung transportasi publik di kota industri tersebut. Dengan bertambahnya armada menjadi 50 unit, Pemko Batam ingin mempertegas komitmennya dalam mendorong penggunaan angkutan umum sekaligus mengurangi kepadatan kendaraan pribadi di jalan raya.(*)



