
batampos – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam menggelar rapat sosialisasi dan bimbingan teknis terkait penerapan metode mini kompetisi dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah. Kegiatan ini melibatkan sejumlah Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) se-Kota Batam serta mitra terkait.
Sosialisasi tersebut dilaksanakan di ruang rapat Disnaker Batam pada Jumat (13/3) dan dibuka langsung oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Batam, Yudi Suprapto. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Keputusan Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Nomor 93 Tahun 2025 tentang pelaksanaan e-purchasing melalui metode mini kompetisi pada katalog elektronik versi terbaru.
Yudi mengatakan, kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada LPK serta mitra terkait mengenai mekanisme pengadaan melalui mini kompetisi dalam sistem e-Katalog. Dengan pemahaman tersebut, lembaga pelatihan di Batam diharapkan dapat berpartisipasi secara aktif dalam pengadaan pelatihan yang dilakukan pemerintah.
“Ini merupakan upaya jemput bola yang dilakukan Disnaker Batam agar LPK di Batam memahami mekanisme mini kompetisi dan dapat mengikuti proses pengadaan secara terbuka dan transparan,” ujarnya.
Baca Juga: DLH Batam Siagakan 1.000 Petugas Antisipasi Lonjakan Sampah Selama Lebaran
Menurutnya, melalui metode mini kompetisi, pemerintah dapat memilih penyedia jasa secara lebih kompetitif dari penyedia yang sudah terdaftar di katalog elektronik. Sistem ini memungkinkan penyedia layanan, termasuk lembaga pelatihan, bersaing secara sehat dalam menawarkan program dan layanan yang dibutuhkan pemerintah.
Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mendapatkan penjelasan terkait aturan terbaru, proses pelaksanaan mini kompetisi baik yang bersifat itemized maupun non-itemized, serta simulasi penggunaan aplikasi e-Katalog versi 6.
Selain itu, Disnaker Batam juga mendorong LPK di daerah tersebut untuk meningkatkan kualitas layanan dan kesiapan administrasi agar mampu bersaing dalam proses pengadaan yang dilakukan pemerintah.
Yudi berharap melalui sosialisasi ini semakin banyak LPK di Batam yang terlibat dalam program pelatihan yang didanai pemerintah, sehingga dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat.
Baca Juga: Fuel Surcharge, Gubernur Minta Tarif Feri Tetap Wajar
“Dengan memahami mekanisme ini, LPK dapat mempersiapkan diri untuk mengikuti mini kompetisi sehingga program pelatihan yang dilaksanakan pemerintah bisa melibatkan lembaga pelatihan lokal,” katanya.
Kegiatan sosialisasi tersebut diikuti oleh berbagai LPK di Kota Batam dengan menghadirkkan narasumber dari Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Kota Batam.(*)



