Sabtu, 10 Januari 2026

Dispar Kepri Pastikan Kesiapan Pelabuhan Batam Sambut Wisatawan Selama Libur Nataru

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi. Wisman asal Singapura dan Malaysia memadati Pelabuhan Internasional Batam Center beberapa waktu lalu. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau (Dispar Kepri) memperkuat koordinasi lintas sektor untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.

Langkah mitigasi difokuskan pada pelabuhan internasional di Kota Batam yang diprediksi menjadi titik masuk utama wisatawan mancanegara maupun domestik.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau , Hasan mengatakan koordinasi awal telah dilakukan bersama unsur CIQP (Customs, Immigration, Quarantine, and Port Authority) Batam. Kegiatan tersebut berlangsung di Pelabuhan Batam Centredan Pelabuhan Harbour Bay.

“Koordinasi ini merupakan tindak lanjut arahan pimpinan berdasarkan hasil rapat lintas sektoral di Polda Kepri. Tujuannya memastikan kesiapan seluruh unsur dalam menghadapi lonjakan wisatawan selama periode Nataru,” ujar Hasan, Rabu (24/12).

Ia menjelaskan, pembahasan difokuskan pada tiga titik utama, yakni Pelabuhan Batam Centre, Pelabuhan Harbour Bay, dan Pelabuhan Sekupang. Dari sisi sumber daya manusia, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam membatasi cuti pegawai selama periode Nataru untuk menjamin kecukupan personel layanan.

“Imigrasi juga menyiapkan personel perbantuan dari bidang lain untuk memperkuat pemeriksaan keimigrasian, terutama pada jam-jam padat,” kata Hasan.

Dari aspek teknis dan sarana prasarana, Imigrasi Batam menyiagakan pengoperasian konter darurat (emergency counter) yang akan diaktifkan secara situasional. Selain itu, mobile unit disiapkan khususnya di TPI Batam Centre.

Di pelabuhan dengan arus penumpang terpadat tersebut, Imigrasi menyiapkan 12 konter manual dan lima unit autogate di area kedatangan, serta delapan konter manual dan lima unit autogate di area keberangkatan.

Sementara itu, Bea dan Cukai menambah dua unit X-Ray (X-Tray) guna memperlancar pemeriksaan barang bawaan penumpang.

Dari sisi karantina, pengawasan diperketat terhadap potensi penyakit menular, disertai kesiapan peralatan operasional untuk pemeriksaan hewan dan tumbuhan.

Koordinasi juga dilakukan dengan pengelola pelabuhan untuk memastikan pasokan listrik tetap stabil selama operasional Nataru.

“Termasuk koordinasi dengan operator kapal terkait estimasi peningkatan penumpang dan pengaturan extra trip, agar tidak terjadi penumpukan di satu pelabuhan saja,” ujarnya. (*)

ReporterAziz Maulana

Update