
batampos – Usai lebaran Idul Fitri harga telur ayam buras ternyata masih tinggi. Hal itu terpantau dibeberapa swalayan dan pasar, jika harga telur ayam berkisar Rp 46 ribu-50 ribu per papan.
Kepala Disperindag Kota Batam, Gustian Riau pun memastikan tak ada kenaikan harga telur ayam buras. Malah harga telur lebih murah dibanding bulan Ramadan.
“Anggota saya sudah cek, harga telur masih aman. Tak ada kenaikan. Saya juga sudah pastikan dari distributor,” ujar Gustian.
Baca Juga: Harga Telur Ayam Kembali Meroket, Harga Sayur Masih Tinggi
Menurut dia, di retail modern harga telur masih Rp 42-43 ribu per papan. Harga ini tak jauh beda dari harga yang diberikan oleh distributor.
“Ini harga telur dari Medan, masih normal. Mungkin yang tinggi itu telur dari lokal (Barelang), ” kata Gustian.
Ia juga menduga, pedaganglah yang menaikan harga. Sebab jika di retail modern harga telur masih bisa dikatakan wajar, tak jauh dari harga distributor.
“Kadang memang pedagang suka-suka menaikan harga, padahal sudah ada harga murah dari distributor,” terangnya.
Tak hanya itu, Gustian juga memastikan jika stok telur di Batam aman dan banyak. Sehingga tidak mungkin harga telur akan naik tiba-tiba.
“Stok banyak, jadi tak mungkin harga naik begitu saja,” pungkas Gustian. (*)
Reporter : Yashinta



