
batampos – Distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Negeri 009 Batam Kota di Botania Garden, berhenti sementara. Kondisi itu membuat para orang tua kembali menyiapkan bekal makanan setiap pagi untuk anak-anak mereka sebelum berangkat ke sekolah.
Informasi penghentian sementara program tersebut beredar melalui grup WhatsApp wali murid. Dalam pesan yang mengatasnamakan Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Belian 2 disebutkan bahwa operasional distribusi MBG dihentikan karena keterlambatan pencairan dana bantuan pemerintah.
“Distribusi MBG dari SPPG Belian 2 berhenti operasional sementara dikarenakan keterlambatan pencairan dana bantuan pemerintah. Pemberhentian ini dimulai dari Senin, 8 Juni 2026 hingga batas waktu yang tidak bisa ditentukan,” demikian isi pesan yang diterima para wali murid.
Pihak sekolah kemudian meneruskan informasi tersebut kepada orang tua siswa. Dalam pemberitahuan lanjutan, wali murid diminta menyiapkan bekal makanan dari rumah untuk anak-anak mereka selama program MBG belum kembali berjalan.
Baca Juga: Kendala Dana Operasional, Puluhan SPPG di Batam Hentikan Layanan Sementara
Salah seorang orang tua murid mengaku telah menerima informasi tersebut sejak Sabtu (6/6). Menurutnya, pihak sekolah menyampaikan bahwa program MBG dihentikan sementara dan siswa diminta membawa bekal sendiri mulai awal pekan ini.
“Guru sudah memberi tahu sejak hari Sabtu. Jadi mulai Senin anak-anak disuruh membawa bekal masing-masing dari rumah,” ujarnya.
Menurut dia, penghentian sementara program tersebut cukup terasa dampaknya bagi para orang tua. Pasalnya, selama program MBG berjalan, kebutuhan makan siang anak di sekolah telah ditanggung pemerintah.
“Sekarang kami harus menyiapkan bekal lagi setiap pagi. Memang tidak masalah, tetapi sebelumnya program ini cukup membantu orang tua,” katanya.
Ia berharap pemerintah segera menemukan solusi agar program tersebut dapat kembali berjalan. Menurutnya, keberadaan MBG sangat membantu pemenuhan kebutuhan gizi siswa sekaligus mengurangi pengeluaran keluarga.
Bahkan, ia menilai dana program akan lebih tepat jika disalurkan langsung kepada orang tua sehingga mereka dapat menyesuaikan menu dengan kebutuhan dan selera anak masing-masing.
“Kalau menurut saya, lebih bagus dana MBG itu langsung diberikan ke orang tua. Orang tua lebih tahu makanan yang disukai anak dan bisa menyiapkan sendiri sesuai kebutuhan,” ujarnya.
Baca Juga: SPMB 2026: SMA Negeri 5 Batam Tampung 480 Siswa Baru
Keluhan serupa disampaikan orang tua murid lainnya. Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti alasan penghentian sementara program tersebut. Informasi yang diterimanya hanya berupa pemberitahuan dari sekolah agar siswa membawa bekal dari rumah.
“Kami belum diberi tahu secara rinci apa penyebab utamanya. Yang kami terima hanya pemberitahuan supaya anak-anak membawa bekal makanan dari rumah,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan, saat dikonfirmasi terkait penghentian sementara Program Makan Bergizi Gratis di SD Negeri 009 Botania Garden belum memberikan tanggapan hingga berita ini ditulis.
Belum diperoleh informasi lebih lanjut mengenai kapan distribusi MBG akan kembali berjalan normal. Para wali murid berharap pemerintah segera memberikan kejelasan agar mereka dapat mengetahui kepastian pelaksanaan program tersebut ke depan. (*)

