
batampos – Kebutuhan air bersih warga Kelurahan Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam, hingga Senin (2/1/2026) masih terpenuhi melalui suplai mobil tangki. Pendistribusian air bersih ini menjadi solusi sementara atas gangguan pasokan air yang telah berdampak pada ribuan warga di wilayah tersebut.
Untuk memastikan pendistribusian berjalan aman dan tertib, Polsek Batu Ampar terus melakukan pengamanan penyaluran air bersih dari pemerintah melalui PT Air Batam Hilir. Kegiatan ini telah memasuki hari ke-10 sejak pertama kali dilaksanakan pada Jumat, 23 Januari 2026.
Pengamanan pendistribusian dipimpin langsung Kapolsek Batu Ampar, Kompol Amru Abdullah, bersama Lurah Tanjung Sengkuang M. Al Kindi, serta melibatkan Ketua RT dan RW di wilayah terdampak. Aparat kelurahan dan kepolisian berkoordinasi langsung dengan warga agar pembagian air berlangsung tertib dan merata.
Salah seorang warga RT 01/RW 13 Kelurahan Tanjung Sengkuang, Agus, mengaku sangat terbantu dengan adanya suplai air menggunakan mobil tangki. Menurutnya, kebutuhan air warga cukup besar untuk keperluan rumah tangga sehari-hari.
“Terima kasih karena adanya tangki air ini bisa membantu kebutuhan air di RT 01/RW 13. Semua warga sudah mendapatkan air. Kami siapkan tandon di rumah supaya air bisa ditampung,” ujar Agus.
Alvin warga lainnya menuturkan, gangguan air bersih di wilayahnya telah berlangsung hampir satu tahun. Dalam beberapa bulan terakhir kondisinya semakin parah, di mana air hanya mengalir pada malam hari dengan tekanan kecil, bahkan tidak sampai ke seluruh rumah warga.
“Sudah mau setahun air tidak mengalir normal. Beberapa bulan terakhir ini yang paling parah, air keluar malam itupun kecil. Syukurlah sekarang disuplai pakai tangki, tapi besar harapan kami air bisa normal seperti biasa,” katanya.
Hal senada disampaikan warga lainnya, Siti, yang mengaku kedatangan mobil tangki cukup meringankan beban keluarganya. Dalam satu kali pengisian, air yang diterimanya dapat digunakan hingga dua hari.
“Kalau datang sekali dua hari masih cukup. Tapi jangan sampai jaraknya terlalu lama, karena kebutuhan air rumah tangga memang besar,” ungkap Siti.
Sementara itu, Kapolsek Batu Ampar, Kompol Amru Abdullah, menegaskan bahwa pengamanan pendistribusian air bersih menjadi prioritas untuk menjamin pelayanan kepada warga terdampak. “Kami pastikan pendistribusian berjalan aman dan tertib. Selama kegiatan, situasi di lapangan aman, terkendali, dan kondusif,” ujarnya.
Meski kebutuhan air warga masih dapat terpenuhi melalui suplai mobil tangki, masyarakat Tanjung Sengkuang berharap gangguan pasokan air bersih segera teratasi secara permanen. Warga ingin air kembali mengalir normal setiap hari tanpa harus bergantung pada bantuan mobil tangki.(*)



