batampos- Penyerangan terhadap sekuriti terjadi di kawasan Galangan Kapal PT Sumber Marine, Tanjunguncang. Sandro seorang sekuriti yang berjaga di gerbang masuk jadi korban pembacokan dari seorang pekerja galangan yang direkrut oleh perusahaan subcon, Sabtu (19/2) siang. Sandro harus dilarikan ke rumah sakit karena terluka di tangan kanan.

Informasi yang didapat, aksi penyerangan dan pembacokan ini diduga karena sakit hati yang dialami pelaku penyerangan. Sebelum penyerangan terjadi, pelaku yang tak lain adalah karyawan subcon ditegur oleh sekuriti perusahaan karena salah memarkirkan sepeda motornya. Pelaku merasa tak senang karena sekuriti perusahaan juga menyarankan dia untuk pulang dan tak usah masuk kerja jika tak mau pindah lokasi parkir.
BACA JUGA: Pria Tak Dikenal Bacok Satpam saat Bertugas
Berang dengan kelakukan sekuriti tadi, pelaku lantas balek untuk mengambil senjata tajam parang dari rumahnya. Dia bersama rekannya kembali mendatangi lokasi perusahaan dan langsung menyerang dua orang sekuriti yang berjaga di gerbang masuk. Aksi penyerangan ini terekam kamera CCTv perusahaan. Pelaku yang datang berboncengan dengan seorang rekannya turun dari sepeda motor langsung menuju gerbang perusahaan. Di gerbang perusahaan terlihat ada dua orang sekuriti yang sedang berjaga. Pelaku awalnya hendak menyerang seorang sekuriti yang sedang duduk di gerbang perusahaan namun sekuriti tersebut berhasil menghindar dan melarikan diri. Pelaku kemudian menyerang korban yang sedang lengah. Terlihat korban terjatuh dan pelaku beberapa kali mengayunkan senjata tajamnya. Usai melukai korban pelaku langsung kabur bersama rekannya tadi.
Kapolsek Batuaji Kompol Daniel Ganjar Kristanto menuturkan, usai kejadian pihak perusahaan langsung melapor ke Mapolsek Batuaji. “Masalah sepele sebenarnya. Ditegur saat salah parkir sepeda motor. Pelaku tak terima. Pulang ambil sajam dan menyerang korban,” ujar Daniel.
Dari keterangan saksi dan bukti rekaman CCTv, polisi sudah mengantongi identitas pelaku dan saat ini sedang dalam pengejaran. “Alamat rumahnya juga sudah kita datangi tapi yang bersangkutan sudah kabur bersama keluarganya. Anggota lagi cari termasuk memblokir akses keluar masuk di kota Batam ini. Bandara dan pelabuhan sudah kita koordinasi agar pelaku tak keluar dari Batam,” kata Daniel. (*)
Reporter: Eusebius Sara



