Selasa, 17 Februari 2026

Ditemukan Tewas di Laut, Polisi Selidiki Aktivitas Terakhir dan Surat Bendahara RSBP Batam

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Kapolres Barelang, Kombes Pol Anggoro Wicaksono. F.Cecep Maulana

batampos – Polisi melakukan penyelidikan mendalam terkait jasad pria yang mengapung dan tersangkut bubu nelayan di perairan Air Dapur Luar, Kecamatan Galang. Korban diketahui bernama Sapto Agus Rinugroho, Bendahara RSBP Batam.

Kapolres Barelang, Kombes Pol Anggoro Wicaksono mengatakan pihaknya sedang menelusuri aktivitas terakhir almarhum sebelum ditemukan tak bernyawa di perairan Galang.

Terkait dugaan adanya surat terakhir dan dompet milik Sapto yang disebut tertinggal di meja kerjanya, Kapolres menyatakan hal itu masih dalam tahap penyelidikan. “Untuk itu kami masih selidiki dulu,” katanya.


Baca Juga: Identitas Jasad di Perairan Galang Terungkap, Dia Bendahara Keuangan RSBP Batam

Sementara itu, kabar wafatnya Sapto Agus Rinugroho turut disampaikan secara resmi oleh manajemen RSBP Batam melalui unggahan di media sosial. Dalam pernyataannya, civitas hospitalia Rumah Sakit BP Batam menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian almarhum yang selama ini mengemban tugas sebagai Bendahara Keuangan.

Ucapan belasungkawa tersebut disertai doa agar amal ibadah almarhum diterima dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kesabaran. Hingga kini, pihak kepolisian masih melanjutkan proses penyelidikan untuk memastikan secara utuh rangkaian peristiwa sebelum korban ditemukan mengapung di perairan Kecamatan Galang.

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan pada Sabtu (14/2) pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Nelayan tersebut hendak mengangkat bubu atau perangkap ikan yang dipasang di perairan Air Dapur Luar. (*)

SALAM RAMADAN