
batampos – Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri melalui Tim Patroli KP. Anis Madu-3009 berhasil menggagalkan upaya pengiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal di Pulau Judah, Kecamatan Moro, Kabupaten Karimun, Rabu (23/4) dini hari. Rencananya, PMI ilegal ini akan dikirim dan dipekerjakan ke Malaysia.
Kapten KP. Anis Madu-3009, Ipda Jerry Ferdian Mafazi Artana mengatakan operasi penegakan hukum ini bermula dari laporan masyarakat terkait aktivitas pengiriman PMI ilegal di kawasan tersebut.
“Mendapat informasi itu, kita langsung melakukan patroli intensif di sekitar lokasi,” ujarnya.
Dalam patroli, kata Jerry, pihaknya menemukan speed boat fiber berwarna abu-abu dengan mesin Yamaha 40 PK terparkir di pelantar rumah warga. Kapal tersebut dicurigai sebagai alat transportasi untuk mengirim PMI ilegal ke Malaysia.
Selain speed boat, polisi juga menemukan 3 CPMI ilegal di dalam rumah. Mereka terdiri 2 laki-laki dan 1 wanita.
“Sementara di kamar lainnya, pelaku berinisial A, warga Desa Keban, Tanjung Judah, sempat melarikan diri dengan melompat ke laut,”
katanya.
Jerry menjelaskan pengejaran terhadap terduga pelaku berinisial A terus dilakukan hingga dua hari kemudian. Pelaku akhirnya berhasil diamankan pada Jumat (25/4) pukul 14.00 WIB di sebuah rumah di Pulau Tomoyong, Kecamatan Bulang, Kota Batam.
“Barang bukti berupa speed boat serta ketiga korban calon PMI kini telah diamankan. Sedangkan terduga pelaku dibawa ke atas kapal KP. Anis Madu-3009 untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ungkapnya.
Keberhasilan Tim Patroli KP. Anis Madu-3009 dalam menindak kejahatan maritim ini mendapat apresiasi tinggi dari pimpinan, yakni Dirpolair Korpolairud Baharkam Polri, Brigjen Pol Idil Tabransyah.
“Ini menunjukkan komitmen kami dalam memberantas kejahatan maritim, terutama yang berkaitan dengan perdagangan manusia dan penyelundupan PMI ilegal,” ujarnya.
Hal senada dikatakan Kasubdit Patroliair Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri, Kombes Pol Dadan. Ia berkomitmen akan terus memberantas jaringan perdagangan manusia ini.
“Keberhasilan ini adalah hasil kerja keras tim yang terus menerus memantau perairan kita untuk menjaga keamanan dan ketertiban,” tutupnya. (*)
Reporter: Yofi Yuhendri



