Senin, 19 Januari 2026

DKPP Gelar Pangan Murah, Komoditi di Bawah Harga Pasar

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Warga memmilih cabe dan sembako lainya di pasar murah yang diadakan oleh Dinas Ketahanan Pangan Kota Batam di Perumahan Villa Pesona Asri Batamkota, Selasa (30/11).. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Batam bersama pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menggelar kegiatan pangan murah di Perumahan Villa Pesona Asri, Batam Center, Selasa (30/11).

Berbagai komoditi pangan dijual dengan harga diri bawah pasar. Kegiatan ini digelar dalam rangka hari tani sekaligus membantu masyarakat yang mengeluhkan harga bahan pangan yang melonjak naik beberapa waktu ini.

Kepala DKPP Batam, Mardanis mengatakan kegiatan ini juga mengajak distributor, Bulog, petani lokal, dan pihak dari provinsi. Beberapa bahan pangan yang tersedia merupakan komoditi yang tengah mengalami kenaikan harga saat ini.

Diantaranya, telur Rp 42 ribu per papan, cabai merah, 47 ribu per/kg, daging sapi dan kerbau beku Rp 75-80 ribu per/kg, minyak makan 1 liter Rp. 16.500, ukuran 2 kg Rp. 32.500, dan ayam beku Rp. 30 ribu per/kg.

“Kalau yang biasa belanja di pasar pasti tahu harganya, jadi memang kami minta harganya di bawah harga pasar,” jelasnya.

Beberapa komoditi seperti bawang merah juga tadi sudah habis dibeli warga. Distributor juga menambah pasokan karena cepat habis. Hal ini sangat positif tentunya. Pihaknya bisa hadir di tengah masyarakat ketika komoditi tengah meroket naik.

Mantan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Batam ini mengungkapkan kegiatan ini sekaligus memperkenalkan aplikasi Bakulan yang merupakan wadah bagi penjual dan petani lokal dalam memasarkan produknya.

“Jadi nanti bisa order online juga dan dan diantar ke rumah. Ini juga membantu pedagang dan pembeli dalam mendapatkan kebutuhan komoditi yang mereka butuhkan,” sebutnya.

Ia menambahkan kegiatan ini direncanakan bisa digelar berkelanjutan. Hal ini juga tergantung dari peran serta lurah yang ingin membantu warganya dalam mendapatkan komoditi bahan pangan.

“Kalau memang ada lurah yang proaktif dan minta Kam gelar kegiatan ini ditempat mereka, maka kami akan turun. Nanti ada kios mobile yang akan mendatangi warga. Untuk kebutuhan pangan nanti diambil langsung dari petani lokal, dan bekerja sama dengan distributor dan Bulog tentunya,” bebernya. (*)

Reporter : YULITAVIA

Update