Selasa, 13 Januari 2026

Dorong IKM Go Digital, Disperindag Gelar Pelatihan Pemasaran Digital

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Kepala Disperindag Batam, Gustian Riau menunjukkan salah satu produk IKM. f. azis

batampos-Pemerintah Kota (Pemko) Batam Lewt Disperindag menggelar pelatihan digitalisasi pemasaran bagi para pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) ekonomi kreatif, Jumat (18/7). Kegiatan ini menjadi salah satu langkah konkret Dekranasda Kota Batam dalam mendorong IKM agar naik kelas dan mampu menembus pasar nasional hingga internasional.

Kepala Disperindag Batam, Gustian Riau, menyebut pelatihan ini merupakan bentuk komitmen Pemko dan Dekranasda Kota Batam untuk memperkuat daya saing 2.226 pelaku IKM yang mayoritas merupakan pengrajin dan pelaku usaha olahan makanan. Selama ini, para pelaku belum memiliki strategi pemasaran digital yang terstruktur.

“Di era sekarang, metode pemasaran door to door sudah tidak relevan lagi. Sesuai arahan Ketua Dekranasda, kita dorong mereka agar bisa go internasional lewat pelatihan ini,” ujar Gustian.

BACA JUGA: Disperindag Batam Siap Terapkan Program Satu Harga Satu Pasar Agustus Mendatang

Menurutnya, meski beberapa pelaku IKM sudah mampu memasarkan produknya secara nasional, namun keterbatasan dalam pemanfaatan teknologi masih menjadi kendala untuk menembus pasar global. Oleh karena itu, pelatihan ini dirancang untuk membekali mereka dengan pengetahuan praktis mengenai pemasaran digital.

“Mereka sudah punya kemasan produk yang bagus. Tinggal bagaimana menjualnya lewat platform digital. Di sini kami hadirkan pemateri yang kompeten, dari praktisi media sosial hingga akademisi,” tambahnya.

Salah satu pemateri adalah Chandrana Rachman, pegiat digital sekaligus pemilik akun Instagram bertema kuliner “Batamlicious”. Dalam paparannya, Chandrana menekankan bahwa digitalisasi bukan lagi pilihan, tetapi sebuah kebutuhan mutlak bagi pelaku usaha.

“Go digital itu tantangan sekaligus solusi. Mulai dari hal kecil, buat akun bisnis, pelajari alat bantu digital, dan gabung ke komunitas digitalpreneur untuk belajar bersama,” ujarnya.

Acara pelantikan pemasaran lewa go digital

Selain membahas strategi pemasaran, pelatihan ini juga menyentuh aspek regulasi dan hambatan ekspor yang dihadapi pelaku IKM. Gustian menyebut pihaknya telah menjalin koordinasi dengan Bea Cukai untuk menindaklanjuti aspirasi pelaku IKM terkait keberatan atas pengenaan PPN dalam pengiriman produk ke luar negeri, sebagaimana diatur dalam PMK 54.

“Kemarin Ketua Dekranasda menyampaikan akan dilakukan kajian terhadap PMK 54. Harapannya, pelaku IKM bisa terbebas dari biaya PPN saat ekspor, agar mereka bisa lebih leluasa memasarkan produknya secara global,” ujarnya.

Ke depan, pihaknya bersama Dekranasda akan melakukan evaluasi lanjutan berbasis data untuk mengidentifikasi kendala dan tantangan konkret yang dihadapi para pelaku IKM dalam transformasi digital mereka. (*)

Reporter: Azis

Update