Kamis, 15 Januari 2026

Dorong Program Prioritas Nasional, Puskesmas Sekupang Gelar Skrining TBC dan Cek Kesehatan Gratis

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Petugas kesehatan Puskesmas Sekupang melakukan pemeriksaan kesehatan dan skrining TBC kepada warga Kampung Tua Tanjung Riau, Sabtu (29/11). Kegiatan jemput bola ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program prioritas nasional dalam deteksi dini penyakit. (F.Rengga Yuliandra)

batampos – Program kesehatan jemput bola yang digelar Puskesmas Sekupang di Kampung Tua Tanjung Riau, Sabtu (29/11), disambut luar biasa oleh masyarakat. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendukung program prioritas nasional dalam deteksi dini penyakit serta penurunan kasus TBC melalui pemeriksaan kesehatan dan rontgen dada gratis.

Sejak dibuka pukul 08.00 WIB, ratusan warga berdatangan untuk mengikuti layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang meliputi pemeriksaan gula darah, tekanan darah, skrining kesehatan jiwa, penyuluhan KB, serta rontgen dada gratis bekerja sama dengan Medilab. Hingga pukul 09.00 WIB, jumlah pendaftar telah mencapai 200 orang.

Kepala Puskesmas Sekupang, Indriani Ningsih, mengatakan kegiatan kesehatan gratis tersebut merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program prioritas nasional di sektor kesehatan.

“Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan penurunan kasus TBC merupakan salah satu program prioritas utama Presiden Prabowo Subianto. Program ini menekankan pada upaya preventif dan deteksi dini penyakit, sehingga masyarakat bisa mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal dan mendapat penanganan tepat sebelum penyakit berkembang,” jelasnya.

Baca Juga: Ada Diskon Tiket, Pelni Batam Prediksi Lonjakan Penumpang Nataru hingga 5 Persen

Indriani menegaskan bahwa pelaksanaan kegiatan di luar gedung puskesmas adalah strategi jemput bola untuk menjangkau warga yang memiliki keterbatasan akses.

“Tidak semua warga memiliki kesempatan datang ke fasilitas layanan kesehatan karena faktor jarak, pekerjaan, maupun biaya transportasi. Karena itu kami hadir langsung ke wilayah-wilayah padat penduduk seperti Kampung Tua Tanjung Riau. Ini bentuk komitmen kami memastikan layanan kesehatan preventif betul-betul dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, dr. Cahaya, perwakilan Dinas Kesehatan Kota Batam, menjelaskan bahwa pelaksanaan Pemeriksaan ACF TB (Active Case Finding) menjadi strategi penting menemukan kasus TBC secara aktif di masyarakat.

“Pasien langsung diperiksa rontgen dada, hasil awal dibaca dokter umum, dan hasil final dibaca dokter spesialis dalam satu minggu. Hasil pemeriksaan kemudian diserahkan ke puskesmas untuk tindak lanjut,” terangnya.

Ia menambahkan bahwa tindak lanjut pemeriksaan menyesuaikan temuan hasil rontgen. Jika hasilnya normal, pemeriksaan dapat diulang tahun depan. Jika mengarah ke TBC, diagnosis akan ditegakkan dokter dan pengobatan dimulai di puskesmas.

“Sedangkan hasil tidak normal yang bukan TBC akan ditangani sesuai kebutuhan, baik di puskesmas maupun rumah sakit,” paparnya.

Baca Juga: Banjir di Sumatera, Pasokan Bawang dan Cabai Kepri Didatangkan dari Yogyakarta dan Sulawesi

Sepanjang November, kegiatan ACF TB dan cek kesehatan gratis telah digelar di tiga lokasi berbeda: Puskesmas Sekupang (8 November), SMAN 24 Batam dengan 189 peserta (24 November), dan Kampung Tua Tanjung Riau sebagai lokasi ketiga. Puskesmas Sekupang memastikan kegiatan jemput bola akan terus berlanjut ke wilayah lain.

Kegiatan berlangsung tertib hingga menjelang siang, disertai edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta konseling kesehatan.

Salah satu warga, Rina, mengaku sangat terbantu dengan layanan rontgen gratis tersebut.“Alhamdulillah sangat membantu, apalagi rontgen biasanya harus ke rumah sakit dan biayanya besar. Dengan layanan gratis seperti ini, kami bisa cek kesehatan tanpa takut biaya,” ucapnya.

Warga lainnya, Rahmad, berharap kegiatan dapat dilaksanakan secara rutin.“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami warga kampung. Semoga bisa dilakukan rutin dan menjangkau wilayah lain. Terima kasih kepada Puskesmas Sekupang yang sudah peduli,” ujarnya. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Update