
batampos – Ada 2.000 orang calon perwira remaja (Capaja) yang dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai perwira TNI dan Polri pada 23 Juli 2025 lalu, dan dua di antaranya alumni SMP Kartini Batam, angkatan 2016.
Ketua Yayasan Keluarga Batam selaku pengelola SMP Kartini Batam Sri Soedarsono mengaku senang dan bangga sekali atas prestasi alumni SMP Kartini yang sukses menjadi perwira TNI.
Kedua perwira tersebut yakni Letda Inf Medi Anata Pratama (akademi militer AD) dan Letda Laut (P) Menenda Putra Duta (Akademi Angkatan Laut). Keduanya adalah kakak adik yang sama-sama lulus jadi perwira TNI tahun 2025.
Hebatnya lagi, sang adik Menenda Putra Duta yang mengambil jurusan Manajemen Pertahanan Matra Laut di Akademi Angkatan Laut dan lulus dengan IPK 3,752 atau dengan prediket Pujian.
Menenda pun meraih Adhi Makayasa sebagai lulusan terbaik dari Akademi Angkatan Laut (AAL), Angkatan ke-70 tahun 2025.
Pria kelahiran, Tanjung Batu Kundur, Kepulauan Riau, 18 Mei 2002 ini adalah juga alumni SMA Taruna Nusantara, Magelang. Dan sang kakak Medi Anata Pratama, lahir di Tanjungpinang 16 Maret 2001 juga alumni SMA Taruna Nusantara, Magelang.
Usai pelantikan sebagai perwira, keduanya kembali ke Batam untuk bersilaturahmi dengan guru-guru di almamaternya dan keluarganya sebelum pulang ke kesatuannya masing-masing.
Letda Inf Medi Anata Pratama dan Letda laut (P) Menenda Putra Duta bersama kedua orang tuanya bertandang ke Gedung PMI Kota Batam, Rabu (30/7). Medi mengatakan dirinya lolos jadi taruna Akmil juga melalui perjuangan yang panjang, namun karena tekad sudah bulat ingin menjadi abdi negera melalui TNI maka tidak ada kata menyerah.
“Awalnya saya mencoba masuk Akpol tahun 2020 dan 2021 tapi gagal, dan tahun 2022 saya mencoba masuk Akmil dan langsung lolos,” katanya.
Sementara itu, Menenda yang meraih Adhi Makayasa awalnya tidak menyangka jika ia akan meraih penghargaan tertinggi diangkatannya. Selama dalam pendidikan sejak masuk Akmil 2021, ia hanya menjalani pendidikan dengan sungguh-sungguh tanpa kenal menyerah.
Selama pendidikan yang paling berkesan baginya salah satunya adalah pelayaran Kartika Jala Krida (KJK) 2025 tujuan Eropa.
Menenda sendiri kini ditempatkan di KRI I Gusti Ngurah Rai 332 Satkor (Satuan Kapal Eskorta) Koarmada II Surabaya dengan jabatan sebagai Wakil Kepala Devisi Perwira Komunikasi. Sedangkan Medi di Pusat Persenjataan Militer Infanteri- TNI AD di Bandung, sebelum nantinya mengambil pendidikan Kopasus.
Pasangan Suhardi dan Maily yang berlatarbelakang wiraswasta ini mengaku bangga dan bahagia atas pencapaian kedua putranya hingga menjadi perwira, apalagi saat dirinya ikuti menemani putranya menerima penghargaan langsung dari Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara.
Suhardi berharap kedua putranya itu betul-betul mengabdikan dirinya untuk bangsa dan tanah air Indonesia. “Pokoknya pengabdiannya sudah NKRI harga mati,” jelas Suhardi.
Ia juga berharap dalam mengembang tugas sebagai abdi negara harus terus rendah hati, dan terus berbakti kepada kedua orang tua.
Maily menambahkan keberhasilan kedua putranya mencapai pendidikan di akademi militer hingga lulus menjadi perwira juga menjadi motivasi kepada orang tua yang lainnya. “Semoga bisa diikuti keluarga-keluarga yang lainnya. Tidak ada yang tidak mungkin, selama kita terus berusaha dengan sungguh-sungguh,” harapnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto melantik 2.000 perwira TNI dan Polri lulusan Angkatan Militer (Akmil) dan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2025. Upacara pelantikan digelar di halaman Istana Merdeka Jakarta, Rabu (23/7/2025).
Pelantikan Prasetya Perwira TNI-Polri berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) RI Nomor 56/TNI/2025 dan Keppres Nomor 57/Polri/2025 tentang Pengangkatan Taruna-Taruni Akademi Tentara Nasional Indonesia dan Akademi Kepolisian menjadi Perwira TNI dan Perwira Polri.
Presiden Prabowo Subianto memimpin upacara Prasetya Perwira (Praspa) lulusan Akademi Tentara Nasional Indonesia dan Akademi Kepolisian Negara Republik Indonesia di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu 23 Juli 2025. Upacara Prasetya Perwira (Praspa) Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia juga dihadiri Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Tercatat, ada 2.000 orang calon perwira remaja (Capaja) yang dilantik sebagai perwira TNI dan Polri yang terdiri dari 827 dari Akademi Militer (Akmil). Dari Akademi Angkatan Laut (AAL) ada 433 capaja dan 293 dari Akademi Angkatan Udara (AAU). Sementara, dari Akademi Kepolisian (Akpol) ada 447 capaja. (*)
Reporter: Jamil



