Minggu, 12 April 2026

Dua SMK di Batam Siap Buka Jurusan Konstruksi, Tunggu Persetujuan

spot_img

Berita Terkait

spot_img
SMK Negeri 8 Batam. F. Istimewa

batampos – Upaya menyesuaikan pendidikan vokasi dengan kebutuhan industri terus dilakukan. Dua sekolah menengah kejuruan di Batam, yakni SMK Negeri 8 dan SMK Negeri 11, tengah mengajukan penambahan jurusan baru di bidang konstruksi.

Langkah ini dinilai penting untuk menjawab kebutuhan tenaga kerja terampil di sektor pembangunan yang terus berkembang di Batam.

Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau, Suhono, mengatakan penambahan jurusan di SMK bersifat fleksibel dan disesuaikan dengan permintaan dunia usaha dan industri.

Baca Juga: Antisipasi Kenaikan BBM, BP Batam Konsolidasikan Pelaku Usaha hingga Pertamina

“SMK bisa menambah atau mengurangi jurusan sesuai kebutuhan. Semua bergantung pada permintaan pasar kerja,” ujarnya, Minggu (12/4).

Saat ini, pengajuan jurusan konstruksi di dua sekolah tersebut masih dalam tahap administrasi, termasuk pengumpulan dokumen pendukung.

Setelah proses administrasi rampung dan mendapat persetujuan, tahapan berikutnya adalah melakukan analisis kebutuhan industri.

Kajian tersebut menjadi dasar apakah jurusan yang diusulkan benar-benar dibutuhkan oleh pasar kerja atau tidak.

“Kalau sudah disetujui, akan dilihat lagi minat siswa dan kebutuhan industrinya,” jelas Suhono.

Ia menegaskan, pembukaan jurusan baru tidak bersifat permanen. Jika dalam perkembangannya minat siswa rendah atau kebutuhan industri menurun, jurusan tersebut bisa kembali ditutup.

Baca Juga: Gejolak Timur Tengah Picu Krisis Berantai, Batam Rentan Terdampak

Sebaliknya, sekolah dapat membuka kompetensi keahlian lain yang lebih relevan.

Target Dibuka Tahun Ini

Dinas Pendidikan Kepri menargetkan jurusan konstruksi di kedua SMK tersebut sudah dapat dibuka pada tahun ajaran baru 2026.

Jika seluruh tahapan berjalan lancar, jurusan tersebut akan mulai menerima siswa pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ini.

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat keterkaitan antara dunia pendidikan dan industri, sekaligus meningkatkan kesiapan lulusan SMK untuk langsung terserap di dunia kerja. (*)

UPDATE