
batampos – Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam menargetkan pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) naik tahun ini. Hal ini melihat dari semakin membaiknya perekonomian warga Batam.
Kasi Bima Islam, Kemenag Batam, Dirham menyebutkan untuk besaran ZIS selama bulan puasa sudah ditetapkan. Untuk zakat fitrah umat muslim yang berpuasa bisa membayarkan kewajiban zakat fitrah mereka sesuai dengan beras yang mereka konsumsi.
Ia menjelaskan satu jiwa itu wajib membayarkan zakat fitrah sebesar 2,5 kilogram (kg), dan sudah ditetapkan. Untuk harga beras mulai dari 15-20 ribu per kg, tergantung apa yang dikonsumsi.
“Sudah ada ketentuannya. Itu menjadi kewenangan MUI dalam risalah puasa dan zakat ini,” Dirham menambahkan.
Baca Juga: Kemenag Targetkan Zakat Fitrah Tahun Ini Sebesar Rp 60 Miliar
Misalnya kalau satu jiwa perhitungannya 2,5 kg dikalikan Rp15 ribu maka zakat fitrah yang harus dibayarkan Rp37 ribu. Bisa juga menggunakan harga paling tinggi Rp20 ribu perkilogram, sehingga zakat yang dibayarkan sebesar Rp50 ribu untuk satu jiwa
Dirham menyebutkan tahun lalu realisasi ZIS Rp 43.082.541.135, dengan target Rp50 miliar. Pengumpulan ZIS meningkat tajam selama bulan Ramadan.
“Tahun ini target kami tidak jauh berbeda dari tahun lalu. In sha Allah tahun ini bisa lebih dari tahun lalu target ZIS kita tahun ini. Sehingga lebih banyak disalurkan kepada orang yang berhak menerimanya,” jelas Dirham.
Ia menambahkan selama bulan puasa peningkatan ZIS cukup drastis. Selain itu faktor membaiknya ekonomi dengan pertumbuhan ekonomi yang mencapai 7,04 persen tahun ini diharapkan berdampak positif terhadap ZIS yang dibayarkan atau diberikan.
Untuk mempermudah masyarakat dalam membayarkan ZIS mereka, melalui unit pengumpul zakat (UPZ) akan membuat pojok ZIS di tempat umum, misalnya di pusat perbelanjaan, dan beberapa lokasi lain seperti pameran, atau bazar.
“Selain itu ada juga di masjid dan musala yang diterima langsung oleh panitia masjid yang sudah dibentuk. Pembayaran zakat fitrah misalnya sudah bisa dibayarkan dan paling lambat sebelum salat idulfitri dilaksanakan,” beber Dirham.(*)
Reporter: Yulitavia



