Senin, 2 Februari 2026

Ekspor Batam Oktober 2024 Naik 23,28 Persen, Didominasi Sektor Nonmigas

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi. Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Batuampar. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Nilai ekspor Kota Batam pada Oktober 2024 tercatat sebesar USD 1.541,50 juta, mengalami kenaikan sebesar 23,28 persen dibandingkan dengan September 2024. Peningkatan ini didorong oleh melonjaknya ekspor sektor nonmigas yang naik sebesar 24,99 persen atau sekitar USD 292,07 juta.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam, Eko Aprianto, mengungkapkan bahwa dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, nilai kumulatif ekspor Januari-Oktober 2024 juga meningkat sebesar USD 1.145,37 juta (9,38 persen). Peningkatan ini didukung oleh naiknya ekspor sektor migas sebesar USD 140,96 juta (20,55 persen) dan sektor nonmigas sebesar USD 1.004,41 juta (8,72 persen).

“Golongan barang ekspor nonmigas terbesar selama Januari-Oktober 2024 adalah Mesin/Peralatan Listrik (HS 85), dengan nilai mencapai USD 5.760,78 juta. Barang ini memberikan kontribusi sebesar 46 persen dari total ekspor nonmigas Batam,” ujar Eko, Jumat (6/12).

Selain itu, komoditas unggulan lain adalah Benda-benda dari Besi dan Baja dengan nilai USD 2.003,26 juta (16 persen) serta Mesin-mesin/Pesawat Mekanik senilai USD 1.173,30 juta (9,37 persen). Namun, ekspor ikan dan udang selama Januari-Oktober 2024 mengalami penurunan sebesar 24,07 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, dengan kontribusi hanya 0,10 persen terhadap total ekspor nonmigas.

“Singapura masih menjadi negara tujuan ekspor terbesar pada Oktober 2024, dengan nilai mencapai USD 424,86 juta. Nilai ini meningkat sebesar 13,59 persen dibandingkan bulan sebelumnya dan naik 22,74 persen dibandingkan Oktober 2023,” tambah Eko.

Selama periode Januari-Oktober 2024, Singapura tetap menjadi pasar utama ekspor Kota Batam dengan kontribusi 26,18 persen atau senilai USD 3.494,78 juta, meskipun turun 15,89 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

“Negara tujuan ekspor terbesar lainnya adalah Amerika Serikat (USD 3.324,31 juta), Australia (USD 1.480,18 juta), Tiongkok (USD 982,59 juta), dan Jepang (USD 557,69 juta), ” tuturnya.

Dari sisi pelabuhan, Pelabuhan Batuampar mencatat nilai ekspor terbesar pada Oktober 2024, yaitu sebesar USD 943,09 juta. Nilai tersebut meningkat 19,43 persen dibandingkan September 2024 dan naik 49,95 persen dibandingkan Oktober 2023.

Selama periode Januari-Oktober 2024, total ekspor kumulatif melalui Pelabuhan Batuampar mencapai USD 8.010,33 juta, menyumbang kontribusi terbesar, yakni 77,93 persen dari total ekspor Kota Batam. Volume ekspor kumulatif tertinggi justru tercatat melalui Pelabuhan Kabil/Panau, dengan berat mencapai 3.778,17 ribu ton atau naik 221 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Peningkatan ini menunjukkan optimisme akan pertumbuhan ekonomi Kota Batam, terutama di sektor perdagangan internasional, yang terus bergerak positif di tengah dinamika global. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Update