Sabtu, 3 Januari 2026

Empat Bus Sekolah Gratis untuk Hinterland, 593 Juru Parkir Dapat Rompi Kerja

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Penyerahan empat unit bus sekolah untuk melayani masyarakat hinterland di Kecamatan Galang di halaman kantor Dishub Batam, Selasa (30/12). F.Syaban

batampos – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam menyerahkan empat unit bus sekolah untuk melayani masyarakat hinterland di Kecamatan Galang, sekaligus membagikan rompi dan perlengkapan kerja kepada 593 juru parkir (jukir) yang terdaftar.

Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Kantor Dishub Kota Batam dan dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam.

Sebanyak 593 juru parkir dari seluruh wilayah tampak memenuhi halaman kantor Dishub untuk menerima atribut tugas baru. Atribut yang dibagikan berupa rompi, tas pinggang, sepatu, topi, dan peluit sebagai satu paket perlengkapan kerja resmi.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Leo Putra, menjelaskan bahwa saat ini terdapat 593 juru parkir yang terdata secara resmi dengan jumlah titik parkir yang sama. Dari jumlah tersebut, sebanyak 493 titik parkir dikelola langsung oleh Dishub Kota Batam, sementara 100 titik lainnya dikelola oleh pihak ketiga.

“Pemberian atribut ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalitas juru parkir sekaligus memberikan rasa aman dan kejelasan bagi masyarakat,” ujar Leo.

Baca Juga: Ekonomi Kepri Tumbuh 7,48 Persen di Tengah Tantangan Global

Selain penyerahan atribut jukir, Dishub Kota Batam juga menyerahkan empat unit bus sekolah yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025. Bus tersebut diperuntukkan bagi pelajar di Kecamatan Galang dan akan beroperasi secara gratis tanpa pungutan biaya.

Leo menegaskan, layanan bus sekolah tersebut merupakan bagian dari pelayanan transportasi publik yang sepenuhnya digital.

“Pelayanan Trans Batam 100 persen nol tunai. Tidak ada pembayaran, gratis untuk masyarakat,” katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa pendapatan sektor parkir pada tahun 2025 mencapai Rp15 miliar, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang hanya sebesar Rp11,2 miliar. Menurutnya, kenaikan ini menjadi capaian penting bagi Dishub Kota Batam.

“Kami mendapatkan sekitar 70 persen pendapatan dari sektor parkir. Ini suatu pencapaian, karena sebelumnya pendapatan parkir cenderung menurun. Ke depan, kami akan terus memperbaiki tata kelola parkir di Kota Batam,” ujarnya.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, juga gurut hadir. Dalam sambutannya mengatakan bahwa agenda penyerahan bus sekolah dan atribut jukir ini memiliki arti penting karena sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kota Batam, khususnya dalam pembinaan sumber daya manusia.

“Kami memberikan atensi yang serius terhadap pembinaan sumber daya manusia,” kata Amsakar

Menurutnya, salah satu wujud perhatian tersebut adalah memastikan masyarakat di wilayah hinterland mendapatkan akses transportasi yang layak untuk mendukung kelancaran pendidikan anak-anak mereka.

Baca Juga: Propam Tegaskan Sidang Etik Polisi yang Terlibat Pemerasan Tetap akan Diproses

“Oleh sebab itu, melalui APBD 2025, kami tidak ragu untuk menyiapkan bus sekolah bagi masyarakat hinterland. Pelayanannya gratis,” tegasnya.

Amsakar menambahkan, kebijakan tersebut sejalan dengan berbagai program Pemko Batam lainnya, seperti pemberian seragam sekolah gratis, beasiswa bagi siswa berprestasi, serta program bantuan bagi anak-anak hinterland yang diterima di perguruan tinggi di Kepulauan Riau.

“Kami juga akan menambah bus sekolah ke depannya. Semua ini dimaksudkan agar generasi muda Batam tumbuh menjadi generasi yang memiliki daya saing,” ujarnya.

Ia juga menyinggung bahwa kegiatan penyerahan rompi juru parkir dan pelepasan bus sekolah tersebut dihadiri lengkap oleh unsur Forkopimda Kota Batam sebagai bentuk dukungan bersama terhadap peningkatan pelayanan publik. (*)

ReporterM. Sya'ban

Update