Kamis, 22 Januari 2026

Era Digital Menanti, Ketua Dewan Pendidikan Kota Batam, Dr. Fendi Hidayat Bekali Sekolah dengan Penguatan Kurikulum

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ketua Dewan Pendidikan Kota Batam, Dr. Fendi Hidayat.

batampos – Upaya meningkatkan mutu pendidikan di Kota Batam kembali digencarkan. Ratusan wakil kepala sekolah bidang kurikulum dari SD dan SMP se-Batam memadati Aula Politeknik Negeri Batam, Rabu (19/11), dalam kegiatan bertajuk Sosialisasi, Pendampingan, dan Peningkatan Mutu Pendidikan yang digelar Dewan Pendidikan Kota Batam.

Kegiatan ini tak sekadar sosialisasi rutin. Dewan Pendidikan menghadirkannya sebagai langkah strategis untuk memastikan sekolah siap menghadapi berbagai perkembangan kurikulum, pengelolaan pembelajaran, dan tuntutan kompetensi di era digital.

Ketua Dewan Pendidikan Kota Batam, Dr. Fendi Hidayat, menegaskan bahwa penguatan kurikulum adalah pintu masuk untuk menciptakan sekolah yang unggul dan berdaya saing.

“Sekolah perlu pendampingan yang tepat, terutama dalam menerapkan kurikulum dan mengelola mutu layanan pendidikan. Dewan Pendidikan hadir sebagai mitra untuk memperkuat kompetensi guru sekaligus mendorong praktik pembelajaran yang lebih baik,” ujarnya, Kamis (20/11).

Ia menambahkan bahwa peningkatan mutu pendidikan bukan hanya tugas pemerintah atau sekolah semata.

“Mutu pendidikan hanya bisa meningkat jika semua pihak bergerak bersama yakni pemerintah, sekolah, dan masyarakat. Sinergi inilah yang ingin terus kami bangun,” tegasnya.

Dua pemateri hadir memberikan wawasan mendalam. Dr. Hos Arie Rhamadhan Sibarani, Kepala Kantor GTK Kepri, membuka mata peserta tentang pentingnya guru beradaptasi dengan dinamika zaman. Menurutnya, perubahan kurikulum harus disambut dengan kompetensi dan kesiapan guru yang kuat.

Sementara Adi Syahputra Purba, dari Komisi Mutu Dewan Pendidikan, memaparkan strategi teknis penerapan kurikulum dan mekanisme penjaminan mutu. Ia menekankan perlunya sekolah memanfaatkan data sebagai dasar merancang langkah-langkah peningkatan mutu.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan. Ia menggarisbawahi bahwa peningkatan standar mutu tidak mungkin berjalan sendiri-sendiri.

“Penjaminan mutu harus terwujud dalam praktik yang nyata. Kolaborasi lintas pihak harus diperkuat agar dampaknya benar-benar dirasakan oleh sekolah dan peserta didik,” ujarnya.

Di akhir acara, sesi diskusi interaktif berlangsung hangat. Para peserta berbagi persoalan yang mereka hadapi di sekolah, mulai dari pemetaan kebutuhan guru, penyesuaian kurikulum, hingga tantangan dalam pengelolaan kelas. Forum ini disebut menjadi ruang penting untuk merumuskan solusi bersama.

Dewan Pendidikan berharap kegiatan ini menjadi pemantik lahirnya budaya mutu yang lebih kuat di seluruh satuan pendidikan, sehingga kurikulum yang diterapkan benar-benar selaras dengan kebutuhan zaman dan kebutuhan peserta didik. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Update