
batampos – Upaya memulihkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif terus digelar. Kali ini Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam menyelenggarakan event lari Batam Batu Ampar 10K dengan menggandeng Pengkot PASI Batam.
Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata mengatakan event menjadi salah satu yang mendukung sektor pariwisata. Melalui event lari 10K ini, diharapkan pecinta olahraga lari bisa mendapatkan kesempatan untuk turut dalam kembali memulihkan pariwisata.
“Setelah dua tahun vakum, kami coba lagi hidupkan event ini. Kami beranggapan event ini sebagai stimulan untuk menyambut pemulihan sektor wisata. Ke depan tidak tertutup kemungkinan event ini akan diikuti peserta dari luar negeri. Kami optimis, kejayaan pariwisata Batam akan kembali,” kata Ardi, Minggu (7/8).
Event lari Batam Batu Ampar 10K ini akan diselenggarakan 10 September mendatang. Kegiatan ini menjadi agenda tahunan dari Kecamatan Batuampar yang diangkat menjadi Event Kota, disejalankan dengan peringatan HUT RI.
Kegiatan ini biasanya diikuti oleh atlet dari mancanegara. Kegiatan ini perna diikuti oleh peserta dari Kenya, Afrika Timur. Tahun ini dalam pelaksanaannya melibatkan secara teknis dari Pengkot PASI Batam.
Disbudpar sepanjang tahun 2022 sudah menggelar beberapa event besar. Seperti Kenduri Seni Melayu yang mendatangkan penampil dari negara tetangga. Selanjutnya, Batam Jazz Festival (BJF) yang merupakan wadah bagi pelaku musik jazz.
Menurutnya kegiatan seperti ini mampu menarik wisatawan ke Batam dalam jumlah besar. Selanjutnya, event yang merujuk pada olahraga.
“Kita berupaya mengakomodir semua sektor. Pemko Batam akan mendukung setiap kegiatan yang berpotensi meningkatkan wisata baik nusantara maupun manca negara,” jelasnya.
Ketua Pengurus Kota Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (Pengkot PASI) Batam, Reggy Djakarya menyampaikan selain melahirkan atlet lari, event ini tentu diharapkan bisa lebih besar ke depannya. Menurutnya, banyak dari masyarakat Batam yang memiliki kegemaran terhadap lari.
“Tentunya kami mengucapkan terima kasih. Kalau event ini bisa besar dan berstandar internasional tentu akan mendatangkan peluang,” ujarnya.
Ia menargetkan 500 peserta Batam mengikuti Marathon 10K ini. Adapun syaratnya diikuti peserta mulai usia 17 tahun. Peserta mendaftar melalui https://bit.ly/lari10kbatam.
“Di link tersebut peserta mengisi nama, umur, nomor handphone, dan mengupload foto KTP. Semua peserta juga akan diasuransikan,” ujarnya. (*)
Reporter : YULITAVIA



