
batampos – Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Batam fokus menangani titik banjir yang muncul sejak musim penghujan beberapa hari terakhir ini. Titik-titik banjir di Batam baru muncul, seiring meningkatnya pembangunan di Kota Batam.
Kepala DMBSDA Batam, Yumasnur mengatakan saat ini semua alat berat diturunkan, terutama mengatasi persoalan banjir di beberapa titik yang muncul saat hujan dengan intensitas tinggi beberapa hari lalu. Petugas dan alat berat sudah turun ke lokasi dan melakukan normalisasi di aliran air.
“Untuk titik banjir ini bisa muncul karen juga dampak pembangunan. Dari awal sudah diingatkan kepada developer untuk memperhatikan saluran air agar tidak menimbulkan banjir,” kata Yumasnur, Senin (27/6).
Ia menyebutkan beberapa resapan air yang terdampak pembangunan, jika tidak disiapkan aliran air dengan baik, dapat menimbulkan permasalahan, seperti banjir ini. Untuk itu, soal drainase ini penting diperhatikan dalam membangun di Kota Batam ini.
“Kami sudah pasti ingatkan soal ini. Kalau sudah terjadi masalah, maka semua terdampak. Meskipun terkadang kami sudah panggil juga mereka yang punya proyek, namun memang baiknya dari awal pembangunan ini menjadi salah satu fokus yang perlu diperhatikan,” ujarnya.
Beberapa titik banjir sudah dibenahi, dan ada juga yang masih dalam penanganan. Batam dengan curah hujan yang cukup tinggi, selalu menjadi langganan banjir, jika permasalahan aliran air tidak benar.
Pihaknya sampai saat ini masih berupaya menangani beberapa titik banjir tersebut. Seperti di Legenda, jalan utama dan lainnya. Aliran air yang tidak lancar menyebabkan air mengenai jalan atau perumahan warga, ketika debit air mengalami peningkatan.
“Sekarang alat masih di lapangan, berupaya meminimalisir terjadinya banjir saat hujan dengan intensitas tinggi turun,” imbuhnya.
Yumasnur mengatakan saat ini pihaknya dan petugas, terus berkeliling mengawasi jalannya proses normalisasi. Penuntasan persoalan banjir ini memang membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Ke sebelas alat berat diturunkan untuk, mengurangi dampak banjir ini.
“Sekarang memang lagi musim hujan. Jadi pekerjaan cukup banyak. Kalau kami berharap tentu tidak hujan, atau kalau pun hujan semoga tidak ada banjir, atau genangan lainnya,” tutupnya. (*)
Reporter : YULITAVIA



