
batampos – Warga Pulau Buluh, Kecamatan Bulang, mengeluhkan maraknya aktivitas remaja yang berkumpul hingga larut malam. Kondisi ini dinilai mengganggu kenyamanan dan berpotensi memicu gangguan keamanan di lingkungan setempat.
Rizki, salah seorang warga, mengatakan tongkrongan remaja tersebut hampir setiap malam terjadi. Meski sudah beberapa kali ditegur, kelompok remaja itu tetap tidak mengindahkan imbauan warga.
“Untuk itu kami minta pihak kepolisian rutin berpatroli dan menindak remaja ini,” ujarnya saat kegiatan Minggu Kasih bersama Polsek Bulang, Minggu (12/4).
Baca Juga: Lagi, Saldo Nasabah CIMB Niaga Batam Raib Rp1,86 Miliar, Transaksi Diduga Ilegal
Selain persoalan ketertiban, warga juga mengungkapkan kekhawatiran terhadap kondisi cuaca ekstrem yang belakangan kerap terjadi. Mayoritas masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan terdampak langsung oleh kondisi tersebut.
Bahkan, hujan deras yang disertai angin kencang disebut kerap menyebabkan kerusakan pada rumah warga.
“Kejadian ini sudah berulang kali. Paling tidak ada posko atau peringatan agar masyarakat bisa menunda aktivitas,” kata Rizki.
Menanggapi hal itu, Kapolsek Bulang, Iptu Bobby Pratama, memastikan pihaknya akan segera menindaklanjuti keluhan masyarakat. Ia menyebut patroli malam akan ditingkatkan di kawasan tersebut.
Baca Juga: Seniman Dunia Serbu Nagoya Citywalk, Dinding Jadi Kanvas Raksasa
“Kita akan kerahkan personel untuk patroli rutin, sekaligus memasang spanduk imbauan terkait cuaca,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan Minggu Kasih akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai wadah menyerap aspirasi masyarakat.
“Kami berkomitmen meningkatkan pelayanan serta menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” tutupnya.(*)



