Jumat, 13 Maret 2026

Gangguan Suplai Air Bersih, Dewan: Saya Harap PT SPAM Segera Respon

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi. Foto: INT

batampos – Anggota DPRD Batam Rohaizat meminta PT SPAM untuk merespon dengan cepat kebutuhan warga yang tengah mengalami gangguan suplai air bersih, akibat kebocoran pipa karena pengerjaan proyek di depan Showroom Subaru di Pelita.

Ia menyayangkan lambannya penanganan yang dilakukan PT SPAM Batam. Menurutnya, air merupakan kebutuhan utama masyarakat, sehingga perlu dilakukan tindakan yang cepat, agar persoalan bocornya pipa air bisa segera diatasi.

“Karena air ini kebutuhan pokok manusia, saya harap PT SPAM segera respon. Dan kita harap juga kepada Kontraktor dan Dinas Terkait segera mem follow up ke SPAM Batam agar masalah gini cepat d tangani,” kata dia.

Baca Juga: Tiga Hari Suplai Air Bersih Mati Total di Tanjungsengkuang

Persoalan ketersediaan air bersih harusnya menjadi fokus PT SPAM Batam agar ditangani secepatnya. Menurutnya, di tengah kesulitan ekonomi, warga juga harus membeli air untuk kebutuhan mereka.

“Sangat disayangkan warga harus keluar uang lagi, padahal itu harusnya kalau cepat ditangani hal ini tidak terjadi. Itu kan tanggungjawab PT SPAM, kalau memang kerusakan bisa dibicarakan bersama dengan penanggungjawab proyek di lokasi kebocoran,” tegasnya.

Kebocoran yang cukup besar tersebut terjadi karena adanya pengerjaan jalan yang dilakukan. Alat berat yang tengah bekerja mengenai pipa saluran air. Sehingga menimbulkan kebocoran yang cukup fatal.

Akibat kebocoran tersebut, suplai air ke pemukiman rumah warga Sengkuang, dan Bengkong terganggu hingga saat ini. Lamanya waktu perbaikan menyebabkan warga mengeluhkan gangguan suplai air bersih.

Warga yang merasa kesulitan juga meminta PT SPAM untuk mengirimkan tangki air, namun hal ini juga tidak mendapatkan respons.

Ratna, salah seorang warga Tanjungsengkuang mengatakan untuk memenuhi kebutuhan air, ia dan warga lainnya sudah dua hari ini membeli air bersih yang berkeliling di permukiman warga.

“Sudah dua hari tak dapat air. Jadi beli air bersih yg keliling pakai tangki. Itu juga susah dapat air bersihnya karena berebut dengan tangki lain. Sedangkan nunggu suplai dari SPAM tidak datang-datang,” ujarnya.

Perangkat RT juga sudah berusaha menghubungi layanan kontak SPAM Batam, namun tidak diangkat. Lambatnya penanganan dari SPAM ini menyulitkan warga yang membutuhkan air bersih. (*)

 

 

 

Reporter : YULITAVIA

SALAM RAMADAN