Minggu, 1 Maret 2026

Gas 3 Kg Masih Sulit Didapat di Batuaji dan Sagulung

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Ilustrasi. Elpiji 3 kilogram langka di sejumlah pangkalan.

batampos – Pasokan gas elpiji tiga kilogram belum stabil di wilayah Batuaji dan Sagulung. Masyarakat masih kewalahan mencari gas dengan tabung berbentuk melon tersebut sebab stok di pangkalan terbatas.

Masyarakat semakin resah, sebab selain memakan waktu untuk mencari gas ke wilayah lain, juga harus merogok kocek lebih dalam karena gas bersubsidi ini hanya tersedia di pedagang eceran. Pedagang eceran menjualnya diatas harga eceran tertinggi (HET) yakni Rp 23 ribu hingga Rp 25 ribu per tabung.

Baca Juga: Waspada, Ada Pria yang Pamer Kemaluan di Depan Umum di Sagulung

“Masih (langka). Tadi pagi nyari sampai Seibinti saya. Itupun dapat di kios pinggir jalan (pedagang eceran). Harganya Rp 22 ribu per tabung,” ujar Frida, warga Tanjunguncang, Jumat (17/3).

Senada disampaikan Ika, warga Simpang Basecamp, Batuaji. Kelangkaan gas elpiji bersubsidi ini sudah berlangsung sepekan belakangan ini. Pangkalan di tempat tinggalnya selalu kosong saat didatangi. Ini mengharuskan ibu dua anak ini beli di pedagang eceran dengan harga Rp 23 ribu pertabung.

Baca Juga: Waspada Modus Penipuan Surat Tilang di Applikasi Pesan Instan

Pihak pangkalan mengakui kelangkaan gas tersebut. Itu karena pasokan dari agen berkurang sejak dua pekan terakhir ini. “Iya masih dikurangi. Hampir separuh kurangnya. Makanya cepat habis,” kata Nita, pemilik pangkalan di Marina. (*)

 

Reporter : Eusebius Sara

SALAM RAMADAN