
batampos – Seorang gadis berinisial SN (26), warga Dapur 12, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, babak belur setelah diduga dianiaya oleh kekasihnya sendiri, Sabtu (24/1) malam. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami lebam di bagian wajah serta pendarahan di kepala.
Nurul, keluarga korban, mengatakan peristiwa penganiayaan itu bermula saat pelaku mendatangi korban di kamar kosnya. Saat itu, korban sempat meminjam telepon genggam milik pelaku, namun ditolak, hingga memicu pertengkaran.
“Keduanya sempat ribut, lalu pelaku langsung menganiaya adik saya,” ujar Nurul, Senin (26/1).
Baca Juga: Dua Pelaku Hipnotis Lintas Provinsi Ditangkap, Korban Terakhir adalah Seorang Dokter
Tidak hanya melakukan penganiayaan, pelaku juga diduga membawa kabur sejumlah dokumen milik korban. Atas kejadian tersebut, korban melaporkan kasus ini ke Mapolsek Sagulung dengan nomor laporan LP/B/26/I/2026/SPKT/Polsek Sagulung, tertanggal 26 Januari 2026.
“Kasusnya sudah dilaporkan. Harapan kami pelaku segera ditangkap dan diproses sesuai hukum,” katanya.
Kapolsek Sagulung, Iptu Husnul Afkar, membenarkan adanya laporan dugaan penganiayaan tersebut. Ia memastikan pihak kepolisian saat ini tengah melakukan penyelidikan.
“Benar, laporan sudah kami terima dan saat ini masih dalam proses penyelidikan,” ujarnya.
Baca Juga: Hendak Berangkatkan PMI ke Irak Secara Ilegal, Dua Wanita Divonis Dua Tahun Penjara
Berdasarkan pemeriksaan awal, kata Husnul, motif penganiayaan diduga dipicu rasa sakit hati pelaku akibat cekcok dengan korban.
“Keterangan sementara, terjadi cek-cok karena ponsel. Dan pelaku tersinggung dengan ucapan korban. Saat ini pelaku masih dalam pengejaran,” tutupnya. (*)



