Selasa, 27 Januari 2026

Gelapkan Motor Bos, Dua Karyawan Laundry Diciduk

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Motor bos laundry yang digelapkan AA dan BH.

batampos – Unit Reskrim Polsek Bengkong mengungkap kasus penggelapan sepeda motor operasional sebuah usaha laundry di kawasan Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong, Kota Batam. Dua orang karyawan laundry itu diamankan setelah diduga membawa kabur kendaraan milik korban dengan nilai kerugian mencapai Rp13 juta.

Kapolsek Bengkong, Iptu Yuli Endra, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Kamis, (11/12). Saat itu, korban mendapati usaha laundry miliknya dalam keadaan tertutup dan terkunci, sementara dua karyawannya tidak berada di lokasi.

“Korban kemudian membuka paksa rolling door dan setelah masuk ke dalam, sepeda motor operasional jenis Honda Vario warna hitam miliknya sudah tidak ada, begitu juga barang-barang milik kedua karyawan tersebut,” ujar Iptu Yuli Endra, Sabtu (13/12).

Korban sempat berupaya menghubungi kedua karyawan berinisial AA dan BH, namun nomor telepon serta akun media sosial korban telah diblokir oleh para terlapor. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian materiil sekitar Rp13 juta dan melaporkannya ke Polsek Bengkong untuk ditindaklanjuti secara hukum.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Bengkong langsung melakukan penyelidikan intensif. Berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan, petugas berhasil mengetahui keberadaan kedua terduga pelaku.

“Pada Sabtu dini hari sekitar pukul 00.00 WIB, tim Reskrim Polsek Bengkong bersama Opsnal Polsek Batuaji berhasil mengamankan kedua pelaku di kawasan Putra Jaya, Tanjunguncang,” jelas Kapolsek Bengkong.

Dari tangan pelaku, polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Vario warna hitam dengan nomor polisi BP 2336 QA yang merupakan milik korban. Kedua pelaku selanjutnya dibawa ke Polsek Bengkong guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Kedua tersangka kami jerat dengan Pasal 372 dan atau Pasal 378 KUHP tentang penggelapan dan penipuan. Saat ini penyidikan terus berjalan dan berkas perkara akan kami percepat untuk dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum,” tegasnya.

Kapolsek Bengkong juga mengimbau masyarakat, khususnya para pelaku usaha, agar lebih berhati-hati dalam mempercayakan aset operasional kepada karyawan serta segera melapor ke pihak kepolisian apabila mengalami tindak pidana. (*)

Update