Kamis, 15 Januari 2026

Gelombang Pencari Kerja Diprediksi Serbu Batam Usai Lebaran

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Kepala Disnaker Rudi Sakyakirti
Kepala Disnaker Batam Rudi Sakyakirti.

batampos – Arus balik Lebaran 2025 diperkirakan akan membawa gelombang pencari kerja ke Kota Batam. Sebagai kota industri yang menjadi tujuan utama perantau, Batam kembali bersiap menghadapi persaingan tenaga kerja yang semakin ketat.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Batam, Rudi Sakyakirti, menyebut fenomena ini bukan hal baru dan sulit untuk dihindari. Setiap tahun, momen pasca-lebaran selalu menjadi titik masuk bagi pendatang yang ingin mengadu nasib di Batam.

“Untuk Pulau Sumatera, Batam jadi kota paling favorit. Hal itu karena Batam sebagai kota industri,” katanya, Kamis (3/4).

Baca Juga: Terjadi Peningkatan Arus Mudik 7 Persen, Kapolresta: Batam Tetap Kondusif

Selain statusnya sebagai kawasan industri, daya tarik Batam juga terletak pada Upah Minimum Kota (UMK) yang saat ini mencapai Rp5 juta. Angka ini lebih tinggi dibandingkan beberapa daerah lain di Indonesia, sehingga semakin banyak pencari kerja yang tertarik datang ke Batam.

Namun, Rudi menegaskan bahwa pendatang yang ingin bekerja di Batam harus memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri di kota tersebut. Tanpa keahlian, mereka akan kesulitan bersaing di pasar kerja yang sudah kompetitif.

“Keahlian ini jadi tantangan bagi pendatang. Kami tidak bisa melarang mobilisasi penduduk, tapi kami imbau agar yang datang sudah membekali diri dengan keterampilan sesuai dengan karakteristik industri di Batam,” katanya.

Fenomena meningkatnya jumlah pendatang di Batam bukan hanya terjadi karena faktor ekonomi, tetapi juga didukung oleh kemudahan akses transportasi. Selain memiliki jalur penerbangan, Batam juga terhubung dengan berbagai daerah melalui transportasi laut.

“Batam ini selain ada transportasi udara, juga ada transportasi laut. Ini faktor yang juga mendorong gelombang pendatang,” kata dia.

Baca Juga: Imigrasi Batam Terbitkan 15.437 Paspor Elektronik dalam 2 Bulan

Pemerintah Kota (Pemko) Batam sendiri telah menjalin kesepakatan dengan perusahaan-perusahaan di Batam untuk memprioritaskan pencari kerja yang berasal dari Batam. Langkah ini kemungkinan dapat memberikan kesempatan lebih besar bagi warga lokal.

Namun, dengan meningkatnya jumlah pencari kerja dari luar daerah, persaingan di dunia kerja akan semakin ketat. Tanpa keterampilan yang memadai, para pendatang akan kesulitan mendapatkan pekerjaan.

“Persaingan akan semakin tinggi jika jumlah pencaker meningkat pasca-Lebaran. Kalau pendatang tidak punya keahlian, mereka akan kesulitan mendapatkan pekerjaan. Jadi saya imbau miliki keahlian sebelum memutuskan untuk datang ke Batam,” ujar Rudi. (*)

 

 

Reporter: Arjuna

Update