Jumat, 9 Januari 2026

Gelombang Tinggi, Penumpang Kapal Mual hingga Muntah

spot_img

Berita Terkait

spot_img
Kapal roro dan kapal ferry di perairan Batam.

batampos – Gelombang tinggi di perairan Kepulauan Riau membuat perjalanan laut sejumlah penumpang lintasan Lingga–Batam tidak nyaman. Beberapa penumpang sempat muntah akibat hempasan ombak ditengah perjalanan.

Seperti yang terlihat di Dermaga Pelabuhan Domestik Telaga Punggur, Kamis (8/1) siang, beberapa penumpang mengaku lemas karena mual hingga muntah-muntah.

Asri, salah satu penumpang kapal feri, mengaku merasakan mual hebat akibat kuatnya gelombang selama pelayaran.

“Luar biasa gelombangnya, jadi mual,” ujar Asri saat turun dari kapal Lintas Kepri di Pelabuhan Telaga Punggur.

Baca Juga: Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Tujuh Tersangka Kasus Ledakan Kapal Federal II PT ASL

Menurutnya, sepanjang perjalanan kapal beberapa kali dihantam ombak cukup tinggi, sehingga membuat penumpang tidak nyaman. Meski demikian, ia bersyukur kapal dapat tiba dengan selamat di Batam.

“Alhamdulillah bisa sampai di Batam dengan selamat. Deg-degan selama perjalanan,” sebutnya.

Kondisi cuaca di sekitar pelabuhan juga terpantau kurang bersahabat. Angin bertiup cukup kencang dan gelombang kecil terlihat jelas di tengah perairan sekitar dermaga.

Sementara itu, Kepala Syahbandar Pelabuhan Domestik Telaga Punggur, Deni Cahyadi, membenarkan tingginya gelombang di sejumlah perairan. Meski begitu, ia menegaskan hingga saat ini belum ada penundaan keberangkatan kapal dari Pelabuhan Telaga Punggur.

“Memang ada gelombang tinggi, tapi untuk sementara tidak ada penundaan keberangkatan. Hanya ada perubahan akses jalur pelayaran agar lebih aman,” ujarnya.

Deni menjelaskan, untuk pelayaran feri menuju Tanjungpinang masih berjalan normal. Sementara untuk speedboat tujuan Tanjunguban, jalur pelayaran dialihkan melewati perairan dalam melalui Pulau Ngenang demi keselamatan.

“Untuk speedboat ke Tanjunguban kami arahkan lewat dalam, lewat Pulau Ngenang. Lebih aman di sana. Kalau kapal roro masih berjalan seperti biasa,” katanya.

Baca Juga: BMKG Ingatkan Angin Kencang Kemungkinan di Kepri hingga 10 Januari 2026

Namun demikian, pihaknya memutuskan menunda keberangkatan kapal feri tujuan Letung pada Jumat (9/1) besok. Keputusan itu diambil menyusul prakiraan cuaca buruk di wilayah tersebut berdasarkan informasi dari BMKG.

“Untuk besok, kapal ke Letung tidak kami berangkatkan karena cuaca di sana diperkirakan buruk,” jelasnya.

Selain itu, ia juga membantah adanya informasi kapal roro yang berputar balik akibat gelombang tinggi. Menurutnya, semua kapal roro maupun domestik sampai tujuan dengan selamat.

“Tidak ada kapal roro yang putar balik, baik dari Telaga Punggur maupun dari Tanjunguban,” tegasnya.

Ia menambahkan, sejauh ini belum ada keluhan serius dari pengguna jasa pelayaran. Keluhan yang muncul umumnya hanya terkait mabuk laut akibat kondisi gelombang.

“Paling keluhan biasa, ada yang muntah karena gelombang. Tapi sampai sekarang masih aman dan terkendali,” tutupnya. (*)

ReporterYashinta

Update